0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tahun 2017, Solo Hanya akan Ada Lima TPS

dok.timlo.net/heru murdhani
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menutup salah satu tempat pembuangan sampah (TPS) di Serengan (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo kembali akan menutup tempat pembuangan sementara (TPS) yang masih tersisa. Saat ini, terdapat delapan TPS yang tersebar di Kota Solo. Rencananya, DKP akan menutup tiga TPS dan menyisakan lima lainnya.

”Rencana kita, tidak akan membuat sampah nginep meskipun hanya sehari. Jadi tetap akan kita angkut di hari itu juga,” terang Kepala DKP, Hasta Gunawan saat dihubungi, Jumat (8/4).

Delapan TPS yang ada saat ini berada di kawasan Jurug, Kedungtungkul (Mojosongo), lapangan Mojosongo, kemudian Bonoloyo (Kadipiro), SPSA Kerten, Transito Pajang, Norowangsan Pajang, dan Kadipiro. Rencananya, untuk TPS Transito Pajang, SPSA Kerten dan Kedungtungkul Mojosongo akan dihilangkan.

”Rencananya kita sisakan lima, yakni TPS lapangan Mojosongo, kemudian TPS Bonoloyo di Kadipiro, TPS Norowangsan, lalu TPS Transito dan TPS Jurug. Kalau untuk Jurug nantinya akan kita siapkan kontainer,” jelasnya.

Terkait  lima TPS yang disisakan tersebut, Hasta mengaku lantaran TPS ini akan difungsikan untuk menampung ranting yang terbuang jika ada pohon yang tumbang. Sebab selama ini jika ada pohon tumbang, DKP baru bisa mengangkut ranting menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pada keesokan harinya.

”Memang sejak awal kita berencana meniadakan TPS. Alasannya selama ini sampah selalu tertumpuk di TPS beberapa hari. Maka dari itu kita mengurangi sedikit demi sedikit. Dari 58 TPS saat ini hanya tersisa delapan TPS saja. Dan kedepan kita akan sisakan lima TPS sebagai penampungan sementara,” urainya.

Sedangkan untuk armada pengangkut sampah, saat ini DKP memiliki 78 truk kecil dan 25 truk besar. Rencananya DKP juga akan menambahkan sepuluh truk lagi untuk mengoptimalkan operasionalnya.

”Kalau truk kecil yang mengoperasikan kelurahan. Tapi kalau truk besar kita (DKP) yang mengoperasikan,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge