0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kejati Jatim Yakin Menang Dalam Sidang Praperadilan La Nyalla

Sidang praperadilan La Nyalla (merdeka.com)

Timlo,net — Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Halilla Rama Purnama, menyatakan optimis akan memenangkan sidang praperadilan dilakukan La Nyalla Mahmud Mattalitti.

“Kita optimis apa yang dilakukan termohon itu sudah sesuai dengan prosedur. Karena, seperti yang dikatakan saksi ahli, untuk menetapkan tersangka harus didasari dua alat bukti, dan itu sudah kita miliki semua. Bahkan yang menjadi alat bukti kita ada tiga,” kata Halilla usai persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (7/4).

Halilla mengilustrasikan sebuah perkara. Ketika ada kasus pencurian kamera, pelakunya diibaratkan lebih dari dua orang. Kemudian, pelaku itu menjalani proses hukum dan menjalaninya sebagai terpidana. Ketika disidik, penyidik menemukan bukti baru, pelakunya lebih dari dua orang dan ada pelaku lain.

“Apakah kasus itu bisa terus berjalan menetapkan seorang tersangka meski pelaku lain itu belum diperiksa?,” tanya Halilla.

Saksi ahli, Guru Besar Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Eddy Oemar Hiariej, mempersilakan buat memprosesnya.

“Silakan dilanjutkan, karena itu merupakan sebagai bukti pengembangan perkara yang sebelumnya,” jawab Eddy.

Kasus gugatan praperadilankan yang dilakukan La Nyalla Mahmud Mattalitti terhadap Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, berawal dari penetapan dia sebagai tersangka korupsi.

Menurut Kejati Jatim, Ketua Umum PSSI itu diduga korupsi dana hibah, dengan membeli saham Initial Public Offering (IPO) Bank Jatim seharga Rp 5,3 Miliar. Kemudian saham itu dijual kembali dengan mendapatkan keuntungan Rp 1,1 Miliar. Sehingga kerugian negara mencapai Rp 6,4 Miliar.

[ary]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge