0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SSA Sudah Lewati Kajian Ekonomi

Warga membuka posko penolakan penerapan SSA (ichsan rosyid)

Solo — Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Solo membantah penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Radjiman, Agus Salim, dan Perintis Kemerdekaan minim kajian ekonomi. Pasalnya, Dishubkominfo telah mengadakan kajian komprehensif jauh sebelum menerapkan SSA.

“Tidak cuma kajian ekonomi, kajian sosial dan budaya juga sudah kita lakukan sejak membuat grand desain lalu lintas Kota Solo,” kata Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Sudrajat, Kamis (7/4).

Lebih lanjut ia menerangkan, penerapan SSA sebenarnya dijadwalkan sejak tahun lalu. Namun dengan berbagai pertimbangan, SSA ditunda hingga pertengahan bulan lalu. Ia juga menilai penolakan sebagian kalangan atas penerapan SSA sangat wajar.

“Tapi kan pertimbangan kita tidak hanya keuntungan sesaat untuk kalangan tertentu. Kita juga memikirkan jangka panjang untuk kepentingan yang lebih luas. Tidak cuma di kawasan tertentu saja,” kata dia.

Berdasarkan kajian Dishubkominfo, kelancaran lalu lintas berbanding lurus dengan perningkatan perekonomian. Ia beralasan bila SSA tak segera diterapkan, kerugian yang ditimbulkan akibat kemacetan justru akan semakin besar.

“Jadi dengan penerapan SSA, pasti ada yang perekonomiannya naik, ada yang turun. Ini hanya masalah waktu saja sampai masyarakat bisa beradaptasi,” kata dia.

Sebelumnya, kalangan dewan menuding Dishubkominfo menerapkan SSA hanya berdasarkan kajian kepadatan jalan dan keselamatan, mengabaikan kajian ekonomi, sosial dan budaya.

“Dari sisi teknis keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan memang tidak ada masalah. Tapi jika ditinjau dari segi ekonomi, sosial, dan budaya, ini sangat berdampak sekali penerapan SSA,” ungkap anggota Komisi III DPRD Solo, Suharsono.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge