0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kejari Bidik Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa

tarmuji
Kejari Wonogiri saat gelar Press Gathering (tarmuji)

Wonogiri — Sebanyak 20 saksi telah diperiksa Kejari Wonogiri, terkait dugaan kasus korupsi dana desa yang terjadi di Desa Song Bledeg Kecamatan Paranggupito.

“Tadi siang kita sudah gelar perkara kasus korupsi dana desa (ADD), dari penyelidikan menjadi penyidikan,” ungkap Kajari Wonogiri, Tri Ari Mulyanto, Kamis (7/4).

Pihaknya sejauh ini baru menemukan adanya indikasi penyimpangan ADD  di desa tersebut. Meski demikian, pihaknya tidak mau gegabah dalam menangani kasus korupsi ini, terlebih dalam menentukan siapa yang bertanggungjawab dalam kasus tersebut.

“Awalnya kasus ini berdasarkan laporan dari masyarakat, bulan November 2015 lalu,” ujarnya.

Dikatakan, dalam pemeriksaan saksi, mereka rata-rata memberikan keterangan secara koperatif. Pihaknya telah menerjunkan tim intelejen kemudian sudah memenuhi full data dan full baket.

” Yang jelas, untuk dapat mengetahui siapa yang salah dan siapa yang harus bertanggung jawab ya setelah selesai tahapan penyidikan,” katanya.

Kasie Pidsus Kejari Wonogiri, Hafidz Muhyidin menambahkan, sebanyak 13 dusun yang telah diselidiki, ada sembilan dusun yang terindikasi terjadi penyimpangan dalam proses penggunaan dana desa.

Pihaknya mengendus adanya kerugian negara yang ditimbulkan oleh penggunaan dana desa tahun 2013, 2014 dan 2015. Selain itu,disinyalir ada penyimpangan dana APBD dan PPIP.

” Untuk tiga periode tersebut diduga ada kerugian negara sekitar Rp 200-300 Juta,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge