0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemerintah Masih Nego, Kondisi Sandera Terus Dipantau

merdeka.com
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi (merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah RI terus berkomunikasi dengan Filipina untuk membebaskan 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf. Jelang berakhirnya batas waktu permintaan tebusan, kesepuluh sandera dipastikan dalam kondisi sehat. Hal ini dikatakan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi setelah menerima informasi dari berbagai pihak otoritas Filipina.

“Kemarin kami koordinasi dengan otoritas Filipina dan diperoleh informasi bahwa semua pergerakan is well monitored dan 10 itu masih dalam keadaan baik dan sehat,” kata Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi, Kamis (7/4).

Retno menegaskan, pemerintah tidak pernah berhenti dan patah semangat untuk membebaskan 10 WNI tersebut. Berbagai upaya akan terus dilakukan agar 10 WNI itu bebas.

“Saya katakan kita mencoba melakukan yang terbaik dan berupaya keras dan berdoa untuk saudara-saudara kita tersebut,” tambahnya.

Seperti yang disampaikan Menteri Pertahan (Menhan) Ryamizard Ryacudu, pemerintah tengah melakukan proses negosiasi dengan pihak Filipina.

“Sekarang kami sedang berada pada tahap diplomasi dan negosiasi. Mudah-mudahan ini yang terbaik ya,” kata Ryamizard.

Dijelaskannya, pemerintah mempertimbangkan menempuh jalur militer untuk membebaskan 10 WNI tersebut. Sejauh ini, proses diplomasi merupakan langkah bijak yang dilakukan Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga sudah menyiapkan uang tebusan sesuai dengan permintaan kelompok Abu Sayyaf, mengingat batas waktunya jatuh pada Jumat (8/4) besok.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge