0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hilang Misterius, Bu Dosen Pergi ke Palestina?

Desiana (lingkar merah) (merdeka.com)

Timlo.net – Dosen Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur, Desiana (45), hilang misterius. Hampir dua bulan terakhir ini, perempuan berhijab itu tidak masuk mengajar. Keluarga dan rekan-rekannya baik di Balikpapan, maupun di Bogor Jawa Barat, masih mencari keberadaannya.

Keterangan dihimpun, sebelumnya dia pernah berkeinginan berangkat ke Bogor dan ke Yogyakarta. Namun tidak ada yang tahu keberadaan pastinya di Yogyakarta.

Sementara di Bogor, warga setempat justru pernah melihatnya beberapa hari, kemudian berkeinginan untuk balik pulang ke Samarinda.

Kepada rekan-rekannya, Desiana berkeinginan untuk pergi ke Palestina. Namun demikian, dia tidak menjelaskan maksud dan latarbelakang alasan dia berkeinginan ke Palestina.

“Sebelum hilang, dia (Desiana) sering cerita-cerita ingin ke Palestina,” ujar seorang sumber.

Keinginan ke Palestina, juga didengar hingga ke pihak Fakultas Pertanian, tempat Desiana mengajar. Namun demikian, tidak ada yang tahu alasan dia ingin ke Palestina.

“Ya, menurut cerita teman-temannya di mess dosen, dia (Desiana) ingin ke Palestina. Tapi itu kita belum tahu pasti,” kata Wakil Dekan II Fakultas Pertanian, Awang Yusrani, Kamis (7/4).

Menghilangnya Desiana secara misterius, itu diketahui pihak fakultas, sejak akhir Februari 2016 lalu. Sepengetahuan pihak fakultas juga, Desiana sampai dengan saat ini, belum pernah menikah.

“Sepengetahuan kita, belum, dia (Desiana) belum berkeluarga,” ujar Awang.

Awang sendiri tidak ingin menduga-duga lebih jauh tentang kemungkinan keberadaan Desiana itu.

“Kemarin kan sempat ada ramai-ramai soal Gafatar. Mudah-mudahan tidak sampai ke sana (jadi pengikut Gafatar),” ungkap Awang.

Para awak media mencoba menelusuri mess tinggal yang disebut dihuni Desiana bersama dengan rekan-rekan dosennya. Bangunan mess tiga pintu berwarna biru muda itu berada tidak jauh dari rumah dinas Rektor Universitas Mulawarman.

Pagar bagunan mess A4 tidak terkunci, sehingga dengan leluasa bisa masuk ke teras bangunan mes. Meski terpasang gorden, tidak terlihat ada penghuni yang tinggal di bangunan itu.

Wartawan yang mencoba mengetuk pintu, juga tidak menemui penghuni di rumah itu.

[ang]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge