0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UNBK Bocor? Ketua DPKS: Ahh.. Impossible

dok.timlo.net/tyo eka
Ketua DPKS Joko Riyanto (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA/SMK tahun 2016 akan berakhir, pada Kamis (7/4) pagi, tiba-tiba muncul isu UNBK bocor. Isu bocornya UNBK tersebar luas, terutama melalui media sosial maupun dari antar gadget. Menurut media sosial tersebut, bocornya naskah UN tersebut berasal dari salah satu SMA negeri di Kota Solo.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota Surakarta (DPKS) Joko Riyanto UNBK kemungkinan bocor, kecil sekali.  “Hampir tidak mungkin kalau sampai bocor,” tandasnya kepada Timlo.net, di Kantor DPKS, Solo, Kamis (7/4).

Untuk UNBK, menurut Joko, panitia UN pusat telah menyediakan bermacam-macam model soal. Walau acak, namun bisa dibikin sekian ratus macam soal, bahkan hingga ribuan dengan susunan berbeda-beda. “Sehingga kalau mengandalkan kunci bocor, ahh.. impossible,” tandasnya.

Apalagi, kata Joko, naskah soal UN yang dihadapi peserta, antar duduk yang satu dengan sebelahnya berbeda. Karena berbeda maka jawabnyapun bakal berbeda pula. Belum terkait dengankode soal, tentu juga banyak. “Karena itu, saya nggak percaya kalau bocor,” ujarnya.

Hal senada juga kemukakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Solo, Etty Retnowati.  Etty menyatakan, hingga saat ini belum ada laporan adanya kebocoran naskah UN.

“Tentang adanya kebocoran, itu isu belaka, yang tidak perlu disebar luaskan dan dibesarkan. Sebab hingga saat ini ujian nasional baik UN berbasis komputer maupun kertas yang berlangsung di Kota Solo telah berjalan lancar,” jelasnya.

 

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge