0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemberlakuan Jalan Satu Arah Berdampak pada Ekonomi Warga

Petugas dari Dishubkominfo Solo memberikan leaflet kepada masyarakat terkait pemberlakuan jalur searah (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo ternyata belum melakukan kajian ekonomi, sosial maupun budaya. Meski mereka telah melakukan kajian kepadatan jalan, keselamatan hingga kenyamanan saat melintasi suatu jalur perkotaan.

“Dari sisi teknis keselamatan dan kenyamatan pengguna jalan memang tidak ada masalah. Namun, jika ditinjau dari segi ekonomi, sosial maupun budaya ini sangat berdampak sekali pemberlakuan SSA,” ungkap anggota Komisi III DPRD Solo, Suharsono, Kamis (7/4).

Maka dari itu, kata politisi  PDIP ini, pihaknya akan menyiapkan anggaran untuk melakukan kajian ekonomi, sosial dan budaya terhadap kawasan terdampak SSA yakni Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Rajiman dan Jalan Agus Salim.

Bukan serta merta anggaran tersebut disediakan. Pasalnya, banyak masyarakat mengelukan tentang kebijakan yang diberlakukan mulai pertengahan bukan Maret kemarin. Dengan kajian tersebut, Dewan berharap kebijakan pemberlakuan SSA akan berjalan lebih matang dan berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat.

“Banyak sekali keluhan-keluhan di bidang ekonomi, sosial maupun budaya. Kita siap menyediakan dana untuk kajian yang akan dilakukan terkait kebijakan pemberlakuan SSA di kawasan tersebut,” terang Suharsono.

Senada, Sekretaris Komisi III, Maria Sri Sumarni mengatakan kajian secara komprehensif harus dilakukan tidak hanya dalam hal penerapan SSA. Ia berharap seluruh SKPD dan Dinas membuat kajian sebelum sebuah program dijalankan agar dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat dapat selalu positif.

“Kalau semua dikaji secara mendalam pasti baik aparat ataupun masyarakat dapat sama-sama menikmati sebuah kebijakan,” kata dia.

Disinggung besaran dana yang akan dialokasikan untuk kajian tersebut, kedua anggota dewan ini belum dapat menetapkan. Namun dari berbagai pengalaman kajian di beberapa bidang, mereka memandang tidak akan menghabiskan banyak anggaran.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge