0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga BBM Turun, Kapan Tarif KA Prameks Turun?

dok.timlo.net/red
KA Prameks (dok.timlo.net/red)

Solo – Meski terjadi penurunan bahan bakar bersubsidi, namun tarif kereta api komuter jarak pendek seperti KA Prambanan Ekspress (Prameks) dan KA Sriwedari relasi Solo-Klaten-Yogyakarta pulang pergi masih stabil. Sampai saat ini, PT KAI Daops VI Yogyakarta, selaku operator kereta jarak pendek itu belum menerima surat resmi dari pemerintah pusat atau Dirut PT KAI terkait kebijakan penurunan tarif KA.

“Sampai saat ini belum ada edaran resmi dari PT KAI atau pemerintah pusat soal perubahan tarif kereta api, khususnya ekonomi jarak pendek. Meski harga BBM diturunkan per 1 April kemarin,” kata Pejabat Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto saat dihubungi Kamis (7/4).

Saat ini, kata Eko, tarif KA komuter jurusan Solo-Klaten-Yogyakarta tetap sama Rp 8.000 sekali jalan untuk satu penumpang. Sementara tarif  KA Prameks Solo Kutoarjo harganya Rp 15.000/perjalaan/orang. Perubahan tarif KA, lanjut Eko, diputuskan oleh pemerintah pusat bersama dirut perusahaan plat merah itu. Waktunya pun tak serta merta dibarengkan dengan pasca-kebijakan penurunan harga BBM.

“Kami yang didaerah hanya menjalankan perintah dari pusat. Kalau turun ya ikut turun, kalau naik ya naik dan kalau tetap kami juga tidak bisa berbuat banyak,” terang Eko.

Operasional terhadap KA ekonomi atau KA komuter sebagian besar ditanggung oleh subsidi pemerintah. Seperti tarif KA yang berlaku saat ini, nilai aslinya sebenarnya lebih besar. Tetapi setelah mendapatkan subsidi, tarifnya bisa turun dan amat terjangkau oleh penumpang.

“Ya berdoa saja, semoga pemerintah menambah subsidi ke jasa layanan kereta api, khususnya ekonomi dan komuter. Dengan begitu tarif KA yang ada saat ini bisa turun lagi,” jelas Eko.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge