0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PT Reasuransi Indonesia Utama Akan Manfaatkan Ceruk Dunia Reasuransi

tyo eka
Ali Masykur Musa (tyo eka)

Solo — Ceruk dunia reasuransi di Indonesia sekarang ini mencapai Rp 62 Triliun. Jumlah itu sebagian besar kini masih dinikmati oleh perusahaan-perusahaan asing.

“Oleh karena itu, pemerintahan Jokowi menghendaki reasuransi itu dikembalikan ke dalam negeri,” ujar Komisaris Utama PT Reasuransi Indonesia Utama, Ali Masykur Musa saat bertemu Timlo.net, di Kampus Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Rabu (6/4).

Meskipun tantangan terkait perusahaan asuransi banyak, menurut Ali, sekarang ini sudah berjalan efektif. Karena itu, dengan reasuransi yang kuat antara lain akan menambah penerimaan negara, dalam bentuk pajak sekitar Rp 3 Triliun.

“Lain halnya dulu ketika perusahaan reasuransi banyak dipegang oleh asing, penerimaan negara sangat minim sekali,” ujarnya.

Selain itu, kata Ali, kini tidak lagi defisit pembayaran reasuransi maka akan menyelamatkan sistim keuangan makro kita. Disamping itu menguatnya reasuransi dalam negeri menunjukkan adanya nasionalisme kita yang mendahulukan bangsa dan negara.

“Kita sekarang ini bisa menyerap reasuransi sekitar Rp 6 Triliun setiap tahun. Padahal ceruknya begitu besar,” ungkapnya.

Karena itu, kata Ali, target PT Reasuransi Indonesia Utama pada tahun 2019 akan menjadi nomor satu di Asia Tenggara.

“Minimal Rp 7 Triliun sudah nomor satu,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge