0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pindah Lokasi Lain, PKL Eks-City Walk Diultimatum

foto: Rosyid
Beberapa PKL City Walk mulai berjualan di hari pertama setelah relokasi ke Jalan di Timur Stadion Sriwedari (foto: Rosyid)

Solo — Salah satu Pedagang Kaki Lima (PKL) eks-city walk, mendapat surat peringatan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Padahal ia sudah mematuhi instruksi Dinas Pengelola Pasar (DPP) Solo tidak berjualan di area pejalan kaki city walk.

“Saya kan sudah mengikuti hasil kesepakatan waktu pertemuan dengan DPP. Katanya boleh berjualan di tempat lain asal tidak di city walk,” kata Sri Suwarni (48) PKL yang sehari-hari menggelar hik itu, Rabu (6/4).

Setelah dilarang berjualan di city walk, ia bersama suaminya beralih ke Jalan Dokter Wahidin di Timur RS Slamet Riyadi atau sering disebut DKT. Tepatnya, beberapa meter dari lampu merah gendengan. Ijin dari pihak rumah sakit pun telah ia peroleh.

Namun Senin lalu, petugas linmas mendatanginya mengingatkan untuk tidak berjualan di tempat itu. Awalnya ia tidak menghiraukan, sampai akhirnya, Selasa (5/5) kemarin, seorang petugas Satpol PP memberi surat peringatan untuk berpindah tempat.

“Saya hari ini tidak berani jualan. Katanya kalau nekat jualan, gerobak saya mau diangkut pakai mobil,” keluhnya.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Pengelolaan PKL, Dinas Pengelola Pasar (DPP) Heri Mulyadi memang membolehkan PKL untuk berjualan di tempat lain selama tidak di city walk. Namun ada ketentuan-ketentuan yang harus dipatuhi seperti harus mendapatkan ijin dari warga sekitar dan tidak boleh mengganggu ketertiban umum.

“Selama tidak mengganggu ketertiban umum, tidak apa-apa. Kalau di dekat lampu merah kan sama saja mengganggu lalu lintas,” kata dia.

Ia pun mengimbau agar PKL eks-city walk memanfaatkan lahan yang sudah disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk mereka di Timur Stadion Sriwedari. Ia berharap PKL bisa bersabar sampai pembangunan shelter baru untuk mereka selesai.

“Pemkot kan sudah sediakan tempat untuk mereka. Mbok ya sudah itu dipakai sambil menunggu shelter,” imbaunya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge