0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL City Walk Tak Ganggu Lahan Parkir THR

foto: Rosyid
Beberapa PKL City Walk mulai berjualan di hari pertama setelah relokasi ke Jalan di Timur Stadion Sriwedari (foto: Rosyid)

Solo — Dinas Pengelola Pasar (DPP) meminta pengelola lahan parkir di Timur Stadion Sriwedari agar tidak risau dengan keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di lahan parkirnya. Pasalnya, jadwal berjualan PKL di sana tidak akan mengganggu aktivitas perparkirannya.

“Kemarin itu hanya salah paham saja. Masalah sudah terselesaikan,” kata Kepala Seksi Penataan dan Pembinaan PKL DPP, Senin (5/4).

Lahan parkir di depan Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari itu hanya aktif dipakai di malam hari ketika pengunjung THR membludak karena ada konser musik. Sedangkan di siang hari, hampir tidak ada orang yang parkir di lahan tersebut.

“PKL kan hanya berjualan kalau siang. Jadi tidak ada masalah,” kata dia.

Sedangkan terkait keluhan pengelola tentang lahan parkirnya yang dipakai berjualan PKL setiap Car Free Day (CFD), Didik menerangkan para PKL boleh berjualan di City Walk selama CFD berlangsung. Dengan demikian, lahan tersebut tetap bisa dipakai parkir seperti biasanya.

“Setelah CFD selesai, PKL baru masuk ke sini (timur Stadion Sriwedari). Tentunya waktu yang parkir di sini sudah tidak ada. Yang jelas, pemerintah selalu ada. Kalau ada masalah bisa kita bicarakan bersama,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengelola parkir THR sempat mengeluhkan relokasi PKL di atas lahan parkirnya. Padahal ia sudah melalui proses lelang dan membayar pajak ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perparkiran, Dinas Perhubungan Komunikasi, dan Informasi (Dishbukominfo) Solo.

“Yang jelas saya minta gerobak-gerobak PKL kalau malam harus dipindah. Kalau ditinggal di pinggir jalan, saya tidak bisa parkir,” pengelola parkir THR, Warto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge