0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DKP Pelototi 500 Pohon Rawan

dok.timlo.net
Kepala DKP Solo Hasta Gunawan (dok.timlo.net)

Solo – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo memberi perhatian khusus terhadap lebih dari 500 pohon di Solo. Pohon-pohon tersebut mendapat pengawasan ketat lantaran dinilai rawan dan membahayakan karena sudah tua.

“Sekitar 20 persen pohon di Solo adalah pohon tua. Tapi tidak semuanya membahayakan,” kata Kepala DKP, Hasta Gunawan, Selasa (5/4).

Ia menerangkan saat ini pepohonan tua di Solo tersebar di beberapa titik. Sebagian besar sudah tergantikan dengan pohon yang lebih muda. Menurutnya, pohon-pohon tua di Solo meliputi pohon cemara, asam kranji, dan trembesi. Untuk pohon trembesi, terkonsentrasi di Jalan Juanda, Veteran, dan Sriwedari. Sedangkan pohon cemara masih cukup banyak ditemui di kawasan Manahan, Jalan Slamet Riyadi, dan Bhayangkara.

“Pohon cemara dan trembesi di Solo sudah sangat tua. Lebih dari 60 tahun. Sedangkan kalau pohon asam kranji, dia punya kelemahan batangnya getas. Rata-rata usianya 40-an tahun,“ terangnya.

Ia juga meminta warga masyarakat proaktif melaporkan ke pihak DKP bila ada pohon yang dirasa membahayakan lingkungan. Bila memang dirasa perlu, pohon tersebut akan ditebang atau minimal dipangkas.

“Tapi tidak semua pohon rawan harus ditebang. Sering kali dipangkas saja cukup. Tapi kalau memang terpaksa ditebang, kita harus minta ijin kepada Walikota dulu,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge