0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tradisi Bersih Desa Diselipi Sosialisasi Anti Narkoba

Penjual jamu gendong ikut berpartisipasi dalam tradisi bersih desa Penggung, Boyolali Kota (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tradisi Bersih Desa di Desa Penggung, Boyolali Kota, diisi dengan berbagai kegiatan. Tidak hanya sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta, namun tradisi yang sudah dilakukan turun temurun ini juga dimanfaatkan untuk nguri-uri makanan tradisional dan sosialisasi anti Narkoba.

“Ini sebagai ucapan syukur atas hasil panen,dulu petani disini tidak tanam padi, tapi begitu menanam padi hasilnya melimpah,” kata tokoh masyarakat Desa Penggung, Agus Wiyono, Selasa (5/4).

Untuk kegiatan yang digelar, dilombakan berbagai makanan tradisional, seperti tahu tempe bacem,karak dan sayur lodeh. Selain itu juga disajikan berbagai makanan tradisonal dari hasil kebun. Seperti misalnya  singkong dan pisang, diolah menjadi ceriping, getuk dan kue.

“Tujuan kita untuk memberikan nilai tambah bagi warga,” tambahnya.

Yang menarik lagi, adalah pelestarian terhadap jamu gendong. Sejumlah penjual jamu gendong mengikuti kirab sembari membawa jamu gendong racikan sendiri. Alhasil, masyarakat yang berkunjung langsung menyerbu jamu gendong lalu minum bersama.

“Segar, badan jadi sehat dan hangat,” celetuk Kisno, salah satu pengunjung yang mencicipi jamu beras kencur.

Tradisi Bersih Desa ditutup dengan Deklarasi Remaja Anti Narkotika dan Obat Terlarang (Jati Narang). Menurut Kades Penggung, Suyamto, deklarasi ini sebagai upaya dini untuk mencegah remaja tidak terjerumus dalam pemakaian narkoba dan obat terlarang.

“Penyalahgunaan Narkoba dan obat terlarang harus dicegah mulai sekarang,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge