0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peralatan Terbatas, BNNP Imbau Test Urine Lebih Selektif

Petugas BNNP Jateng menunjukkan cara test urine bekerja kepada Dandim Sukoharjo (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng mengimbau seluruh instansi yang mengajukan permohonan test urine lebih selektif. Pasalnya, peralatan di BNNP sendiri cukup terbatas, sehingga dikhawatirkan akan habis dalam waktu satu bulan.

“Memang beberapa bulan terakhir banyak sekali permohonan test urine dari berbagai instansi dan lembaga, dan kita harus pandai-pandai membagi. Misalnya anggota yang disiplinya kurang, sering melakukan pelanggaran dan sebagainya,” kata Kasi Pencegahan BNNP Jateng, Jamaludin Ma’ruf, Selasa (5/4).

Instansi ataupun lembaga pemerintah maupun swasta diminta tidak semua karyawan maupun anggotanya ditest urine. Bisa dengan skala prioritas yang dicurigai ataupun banyak melakkan pelanggaran serta perilakunya menyimpang.

Namun jika peralatan tester kittnya diadakan secara mandiri, BNNP akan memfasilitasi tenaga profesionalnya kapanpun dibutuhkan. Satu unit tester kitt untuk urine dengan lima kandungan zat harganya berkisar antara Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu.

“Kemarin sempat ada dari instansi yang melakukan test 1000 orang, tapi itu biaya sendiri dan kita siap menyediakan tenaga profesionalnya, dan hasilnya akan kita berikan ke pimpinannya untuk ditindaklanjuti,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge