0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Nilai Perencanaan Pembangunan Pasar Klewer Buruk

dok.timlo.net/daryono
Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Perencanaan pembangunan Pasar Klewer dinilai kalangan DPRD Solo sangat buruk. Perencanaan dengan dana sebesar Rp 46 miliar ini menunjukkan ketidaksempurnaan guna pembangunan sisi timur Pasar Klewer.

“Kembali lagi perencanaan yang tidak baik. Ini permasalahan di SKPD,” terang Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto, Senin (5/4).

Sejauh ini, kata Honda, proposal yang diajukan Pemkot dalam hal ini Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) yang hingga saat ini belum mendapat tanggapan dari pemerintah pusat. Menurutnya, hal itu ditengarai lantaran ketidaksempurnaan dari bentuk revitalisasi pasar yang terbakar pada tahun 2014 silam.

Seharusnya, DPP melakukan komunikasi secara intensif dengan berbagai pihak agar apa yang disampaikan terkait rencana pembangunan Pasar Klewer sisi timur dapat direalisasikan dengan perencanaan yang matang. Pelibatan legislatif maupun peran serta masyarakat dalam hal ini pedagang juga harus terus dilakukan. Pasalnya pihak yang terkena dampak pembangunan nantinya adalah pedagang itu sendiri.

“Jangan sampai membuat keresahan pedagang,” tandas Honda.

Politikus PDIP tersebut juga mengingatkan dengan adanya proses pemindahan sementara pedagang Pasar Klewer sisi timur yang hingga kini belum ditentukan lokasinya. Jangan sampai Pemkot kembali keteteran lagi akibat tidak menemukan lokasi yang tepat untuk merelokasi sementara pedagang.

“Mau dibangun tahun berapa, harus jelas juga nanti ditempatkan dimana,” kata Honda.

Wakil Ketua Komisi III Sugeng Riyanto sependapat dengan apa yang dikatakan Honda. Menurutnya, kelemahan perencanaan terjadi bukan kali ini saja. Sebelumnya dinas lainnya juga memiliki persoalan yang serupa. Politikus PKS itu melihat ada keengganan dari oknum pegawai di dinas untuk bekerja lebih keras dibandingkan dari biasanya.

“Belum ada usaha untuk meningkatkan kinerja, hanya beberapa gelintir yang mau untuk itu,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge