0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Siswa Low Vision Masih Bisa Ikuti UNBK

Dua siswa SMAN 8 Solo mengerjakan soal UN didampingi guru (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Dua peserta Ujian Nasional di SMA Negeri 8 Solo, terpaksa dibantu untuk dibacakan soalnya karena dalam kondisi tuna netra. Meski begitu ada juga seorang siswa yang low vision tetapi tetap bisa mengerjakan soal ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Kedua siswa yang dibacakan soalnya adalah masing-masing Wahyu Setiawan dan Yoga Ekoaji. Seorang yang tetap bisa ikut UNBK adalah Kokok Yunianto,” jelas Kepala SMAN 8 Surakarta, EP Agustina kepada wartawan, di sekolah setempat, Senin (4/4).

Menurut Agustina, baik Wahyu Setiawan maupun Yoga Ekoaji memilih mengikuti UN yang berbasis kertas. Karenanya mereka harus dibantu oleh pendamping untuk membacakan soal dan melingkari jawaban di lembar jawaban ujian.

“Keduanya tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan,” ujarnya.

Seperti Wahyu memberikan kode dengan tangan kepada pendamping setelah soal dibacakan. Kode tersebut berupa menunjukkan jari 1, artinya jawaban A, lalu dua jari yang berarti jawabannya B dan seterusnya.

Yoga juga didampingi pendamping. Tetapi karena masih bisa melihat, Yoga membaca soal sendiri namun untuk melingkari lembar jawaban ujian, kadang Yoga masih minta bantuan kepada guru pendamping.

Lain halnya dengan Kokok Yunianto, seorang peserta low vision karena masih bisa melihat tulisan yang ada di komputer, maka pengerjaan ujiannya tetap menggunakan komputer. Sehingga Kokok tetap bisa mengikuti UNBK.

Peserta UN di SMAN 8 Surakarta tercatat ada 262 siswa. Diantara 262 siswa tersebut, yang inklusi ada tiga siswa yaitu satu tuna netra dan dua low vision.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge