0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah DBD, Fogging Hanya Bunuh Nyamuk Dewasa!

dok.timlo.net/nanin
Fogging untuk mencegah DBD (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali terus mengintensifkan upaya untuk mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD). Namun, Dinkes meminta agar masyarakat tidak hanya mengandalkan fogging.

“Pemberantasan sarang penyakit itu langkah terbaik, fogging hanya sebagai upaya terakhir,” kata Plt Kepala Dinkes Boyolali, Ratri S Lina, Senin (4/4).

Menurut Ratri, fogging hanya mampu membunuh nyamuk dewasa. Sedangkan jentik-jentik nyamuk sebagai penyebab nyamuk Aides Aegypty hanya bisa diberantas dengan pelaksanaan PSN (pemberantasan sarang nyamuk). Yaitu dengan melakukan gerakan 3M, menutup bak air, menguras bak air secara rutin dan mengubur benda- benda yang bisa menampung air hujan.

“Apalagi hujan masih turun, masyarakat harus lebih meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.

Diakui, saat ini masih banyak permintaan fogging yang diajukan masyarakat. Seperti di Dusun Tompen, Desa Bangak, Desa Bendan dan Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono. Di Dusun Tompen, fogging dilakukan setelah ada dua warga yang positif terkena DBD. Hingga akhir bulan Maret tercatat ada 21 penderita DBD di Kecamatan Banyudono.

Fogging kita lakukan radius 200 meter dari rumah penderita DBD,” ungkap Winarno, petugas Puskesmas 1 Banyudono.

Selain rumah warga, menurut Winarno, selokan juga menjadi sasaran fogging. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge