0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UN di Wonogiri Lancar, Bupati: Semoga Lulus 100 %

Pengawas tengah mengecek persiapan UNBK di SMKN 2 Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri  — Setidaknya ada tiga siswa SMK di Wonogiri, hari ini, Senin (4/4) tidak dapat mengikuti pelaksanaan ujian nasional (UN), karena sakit dan mengundurkan diri.

“Siswa yang tidak dapat mengikuti UN reguler yakni satu siswa SMK Gajah Mungkur Wonogiri, satu siswa SMK Bhakti Mulia Wonogiri dan satu siswa SMK Kelautan Giritontro,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Wonogiri, Tunggak Widodo.

Sedangkan pelaksanaan UNBK di sejumlah sekolah,baik SMA dan SMK di Wonogiri terbilang lancar. Sejumlah sarana prasarana pendukung telah mereka persiapkan. Semisal persiapan genset dan juga antisipasi server. Di Wonogiri Kota misalnya, ada tiga SMA dan tiga SMK yang menggelar UNBK, di antaranya SMKN 2 dan SMKN 1, SMK Pancasila V Wonogiri, kemudian SMA I,II dan III.

“Ini merupakan tahun pertama kami menggelar UNBK,untuk pelaksanaan hari ini lancar,persiapan pun sudah matang.UNBK ini diikuti sekitar 442 siswa dibagi menjadi tiga shif, sedang ruang yang disediakan ada empat ruang,” ungkap Kepala SMKN II Wonogiri Riyanto.

Humas SMAN II Wonogiri, Bambang Kuswanto mengatakan, UNBK tahun ini merupakan tahun kedua sehingga UNBK kali ini tidak ada masalah. Dari sisi teknis, persiapan sudah dipersiapkan semuanya. Termasuk antisipasi adanya gangguan listrik hingga anjloknya pelayanan server.

“Untuk genset kita sudah punya sendiri. Server dijamin aman, selain itu untuk tenaga pengawas, teknisi dan proktor sudah berpengalaman,” jelasnya.

Tak kalah dengan sekolahan lain, persiapan SMKN I Wonogiri dalam UNBK tahun pertama ini, pihaknya telah mempersiapkan ribuan gigabyte untuk menjamin kelancaran UNBK tahun ini.

Dirinya pun telah mewanti-wanti kepada pihak penyedia server untuk menjaga kelancaran jaringan internet dalam pelaksanaan UNBK. Dia pun taksegan- segan memutuskan kontrak dengan penyedia jasa server, jika dalam pelaksanaan UNBK mengalami masalah.Menurutnya,pihaknya sudah tiga tahun ini bekerjasama dengan penyedia jasa server dari Solo. Sedang siswa yang mengikuti UNBK kali ini sebanyak 374 siswa.

“Jumlah kuota internet yang disediakan sekitar 20 ribu gigabyte (GB) atau setara dengan dua tera, jadi hampir Rp 14 juta perbulannya sekolah kami membayar jasa server ini,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan Wabup Edy Santoso didampingi Muspida juga berkenan melakukan pantauan UN di sejumlah sekolah, khususnya yang menggelar UNBK.

“Kami harap pelaksanaan UN tahun ini berjalan lancar dan aman, target kelulusan bisa 100 persen. Namun tak kalah pentingnya, integritas dan kejujuran menjadi prioritas utama UN tahun ini,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge