0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sembilan Dokter Forensik Otopsi Jenazah Siyono

foto: Aditya
sebuah ambulance berisi peti jenazah terparkir di tempat pemakaman umum Dusun Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten (foto: Aditya)

Klaten – Ratusan personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Jawa Tengah berjaga di makam almarhum Siyono di tempat pemakaman umum (TPU) Dusun Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas. Dijadwalkan, Minggu (3/4), Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah akan melakukan otopsi terhadap jenazah terduga teroris Siyono.

“Kita bukan mengamankan tapi melakukan sterilasasi di sekitar makam untuk otopsi sesuai perintah pusat (PP Muhammadiyah),” ujar Komandan Kokam Jawa Tengah M. Ismail, Minggu (3/4).

Dikatakan, sebanyak 500 personel Kokam dari Jateng dan Yogyakarta diterjunkan untuk proses tersebut. Selain itu, Ketua Bidang Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, dan perwakilan Komnas HAM juga akan datang.

Sementara itu, Dahnil Anzar melalui akun Twitternya @Dahnilanzar menulis, sejak semalam (Sabtu, 2/4), dirinya bersama Komnas HAM kembali mengunjungi Suratmi (Istri Siyono), Kepala desa Pogung untuk persiapan otopsi.

Komnas HAM meminta secara resmi kepada Muhammadiyah untuk melakukan otopsi atas nama Komnas HAM dengan menunjuk sembilan dokter ahli forensik.

“Bakda Subuh ini proses otopsi oleh 9 Dokter Ahli Forensik Muhammadiyah otopsi dimulai. Pagi ini saya menatap Mentari berharap doa dari kawan2,” tulis Dahnil, Minggu (3/4).

Sementara dari pantauan Timlo.net, sebuah tenda berkain hijau berdiri menutup makam. Sebuah ambulance dengan peti di dalamnya juga terlihat terparkir disamping kompleks pemakaman.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge