0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tingkat Literasi Keuangan Minim, OJK Gencar Sosialisasi

foto: Setyo
Narasumber dari OJK saat memberikan sosialisasi kepada wartawan. (foto: Setyo)

Solo – Pemahaman masyarakat terhadap akses jasa keuangan masih minim. Dari survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi masyarakat terhadap jasa keuangan secara nasional hanya 21 persen.

“Dari total produk jasa keuangan yang ada saat ini, masyarakat lebih banyak paham dengan perbankan. Sisanya masih sangat minim,” ujar Kepala Bagian Informasi dan Dokumentasi Kantor Regional (KR) 3 Jawa Tengah dan DIY, Uun Ilyana kepada wartawan, Sabtu (2/4).

Padahal menurut dia, produk jasa keuangan yang ada saat ini cukup banyak dan bervariasi. Baik tentang pasar modal, pegadaian, asuransi dan lainnya. Menyikapi hal itu, OJK terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Sosialisasi terus kita lakukan kepada masyarakat. Termasuk bekerjasama dengan perguruan tinggi, pesantren dan juga sekolahan,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Direktur OJK KR 3 Dedy Patria dalam kesempatan yang sama menambahkan, tingkat literasi keuangan masyarakat khususnya di Jawa Tengah hanya sekitar 19,25 persen. Angka tersebut dibawah angka nasional yang mencapai 21 persen.

“Sementara dari total pengaduan yang masuk ke OJK, 77 persen didominasi dari perbankan,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge