0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPK Geledah Kejati DKI Selama Delapan Jam

KPK geledah Kejati DKI (merdeka.com)

Timlo.net — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kejaksaan Tinggi DKI selama delapan jam, Jumat (1/4). Mereka membawa dokumen penanganan kasus PT Brantas Abipraya.

“Penyidik KPK datang kurang lebih pukul 15.00 WIB bahwa yang telah diperiksa dan digeledah terdapat dua ruangan yaitu ruang Kajati dan ruang Asisten Pidana Khusus. Sedangkan KPK membawa beberapa dokumen yang terkait dengan penanganan PT Brantas ada beberapa yang diminta oleh penyidik KPK,” kata Humas Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Waluyo di Kejati DKI Jakarta, Jumat (1/4).

Sebelumnya, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga melakukan penggeledahan ruangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati). Humas menambahkan, KPK juga menggeledah ruangan Asisten Pidana Khusus.

“Yang diperiksa ruangan Kajati dan Asisten Pidana Khusus,” kata Waluyo di Jakarta, Jumat (1/4).

Untuk diketahui, Kamis (1/4), KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua orang yakni Dandung Pamularno (DPA) Senior Manager PT Brantas Abipraya dan Marudud (MRD) sebagai swasta dan berperan sebagai perantara kepada diduga Kejaksaan Tinggi. Marudud dan Dandung diciduk KPK di hotel di Cawang dan mengamankan USD 148.835 dengan pecahan 100 lembar senilai 1.487.100, satu lembar pecahan 50 Dolar, tiga lembar pecahan 20 Dolar, dua lembar pecahan 10 Dolar, dan lima lembaran pecahan 1 Dolar.

Direktur PT Brantas Abipraya, Sudi Wantoko (SWA) turut diciduk KPK setelah kejadian tersebut. Akibat perbuatannya ini ketiganya dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf A UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau pasal 5 huruf A UU Tipikor jo pasal 53 ayat 1 KUHP.

[ang]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge