0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BBM Turun, Sopir Angkudes Enggan Turunkan Tarif

Angkudes di wilayah Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Meski harga bahan bakar minyak (BBM) turun, namun sejumlah sopir angkutan pedesaan (Angkudes) di Boyolali masih belum menurunkan tarif. Mereka memilih bersikap cuek dengan turunnya harga BBM.

“(Tarif Angkudes) Masih tetap, belum turun, sengaja kita biarkan,” kata sopir angkutan jurusan Boyolali-Musuk, Daim Nur Ikhasan, Jumat (1/4).

Menurut Daim, kebijakan pemerintah menurunkan harga BBM tidak memberikan keuntungan terhadap sopir Angkudes. Pasalnya, harga BBM yang turun hanya Rp 500, sedangkan harga onderdil masih tinggi. Selain itu, jumlah penumpang juga mengalami penurunan.

“Kita tidak diuntungkan, justru kalau tarif naik turun, kita sering ribut dengan penumpang, ya mending diam saja,” tambahnya.

Diakui Daim, saat BBM naik, tarif Angkudes juga naik, namun penumpang justru tetap membayar dengan tarif lama. Bahkan ada penumpang yang menawar tarif. Karena tidak ingin kehilangan pelanggan, terpaksa para sopir Angkudes mengiyakan.

“Kalau dinaikkan, penumpang bayarnya tetap sama, kita tidak bisa berbuat banyak,” sambung sopir lain, Anton.

Meski belum menurunkan tarif Angkudes, kalangan sopir ini memilih menunggu keputusan dari Organda.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge