0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPK Tangani Kasus Petinggi PT Brantas Abipraya

merdeka.com
(merdeka.com)

Timlo.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjelaskan secara rinci terkait kasus yang membelit dua petinggi PT Brantas Abipraya. Secara hampir bersamaan, Kejati DKI Jakarta juga menangani kasus BUMN tersebut, yakni terkait entertainment dan iklan golf.

Humas Kejati DKI Jakarta, Waluyo menjelaskan, pihaknya telah menangani kasus PT Brantas dari limpahan Kejaksaan Agung dan kerugiannya kurang dari Rp 10 Miliar. Waluyo juga menjelaskan kasus ini sedang ditangani pihaknya dalam kasus penggunaan entertainment dan iklan.

“Yang jelas itu tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaan uang itu contohnya untuk iklan golf untuk iklan itu dan lidiknya juga kurang lebih dua minggu tiga minggu ini lah ya,” ungkapnya.

Waluyo membeberkan, PT Brantas bergerak dalam bidang konstruksi namun beralasan penggunaan dana untuk kebutuhan pemasaran.

“Bisa saja kalau dia enggak bergerak di bidang pemasaran tapi kan ditanya untuk kebutuhan apa iklan atau kan ini bisa tapi dianggarkan untuk kebutuhan iklan enggak bisa dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

Dalam situsnya, PT Brantas Abipraya memang pernah mengadakan turnamen golf. Turnamen itu digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-35.

Turnamen itu digelar dua kali dalam dua pekan berturut-turut yakni di Rainbow Hills Golf pada 8 November 2015 dan Emeralda Golf Club pada 15 November 2015.

Alasan diadakan dua kali turnamen karena antusiasme peserta sangat besar, hampir 200 peserta. Turnamen golf ini digelar sebagai rangkaian berbagai kegiatan memperingati HUT Abipraya yang jatuh pada 12 November 2015.

“Turnamen yang digelar tiap tahunnya ini merupakan komitmen PT Brantas Abipraya untuk turut serta dalam mengembangkan olahraga golf dan mempererat silaturahim dengan para stakeholder,” tulis dalam situs http://www.brantas-abipraya.co.id.

“Seperti turnamen golf yang diadakan Abipraya sebelumnya, kegiatan kali ini juga menyediakan sejumlah hadiah utama dan hiburan yang cukup besar. Bagi peserta golf yang mampu mencetak hole in one akan mendapatkan mobil Honda CRV, Toyota Yaris terbaru, Toyota Avanza Veloz dan Honda Jazz. Selain untuk para pencetak hole in one, panitia juga menyediakan sejumlah hadiah menarik lainnya untuk lucky draw, seperti smartphone, sepeda motor dan masih banyak lagi,” tulisnya.

KPK sebelumnya sudah menetapkan 2 petinggi PT Brantas Abipraya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Keduanya adalah Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya berinisial SWA dan Senior Manajer PT Brantas Abipraya berinisial DPA.

Kedua petinggi perusahaan BUMN itu diduga akan menyogok jaksa di Kejati DKI melalui seorang berinisial MRD yang berperan sebagai perantara atau makelar kasus. PT Brantas sendiri saat ini sedang tersandung kasus entertainment dan iklan yang kasusnya sedang ditangani Kejati DKI Jakarta.

Diduga MRD akan menjadi perantara antara petinggi PT Brantas Abipraya dengan pihak Kejati DKI. Selain 3 tersangka tersebut, KPK juga sudah memeriksa 2 orang petinggi Kejati DKI. Keduanya diperiksa sejak malam hingga pukul 05.00 WIB. Keduanya adalah Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sudung Situmorang dan Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tomo Sitepu.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge