0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Calon Markas Badan Narkotika Kota Solo

timlo.net/heru murdhani
Kepala BNN Komjen Budi Waseso (tengah) saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Solo (timlo.net/heru murdhani)

Solo — Pemerintah Kota (Pomkot) Solo melirik kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) menjadi Markas Badan Narkotika Kota (BNK). Pasalnya, kantor yang berada di Jalan Slamet Riyadi ini sangat representatif berdasar saran dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso.

“Kalau berdasar anjuran Pak Buwas (sapaan akrab Komjen Pol Budi Waseso), lokasi BNK harus berada di jalan protokol. Nah, kami melihat Kantor Dinsosnakertrans ini yang paling cocok karena letaknya di Jalan Slamet Riyadi,” kata Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (31/3).

Nantinya BNK akan dibangunkan gedung tersendiri tanpa memindahkan kantor Dinsosnakertrans. Artinya, di lokasi tersebut akan digunakan oleh dua lembaga yang berbeda. Hal itu tidak terlalu dipusingkan oleh Rudy karena ia memiliki pandangan kantor dinas tersebut akan dirobohkan dan dibangun kembali gedung baru yang representative.

“Dinsos (Dinsosnakertrans) itu kalau ke sana ruangannya kan lucu. Tidak seperti kantor karena tersekat-sekat. Mending dirobohkan dan dibangun yang baru,” terang Rudy.

Saat ini, pihaknya sedang membentuk tim percepatan guna mewujudkan BNK di Solo. Rencananya, anggota BNK terdiri dari anggota Pemkot dan aparat penegak hukum. Sedangkan tugas BNK lebih cenderung ke tindak pencegahan supaya masyarakat tidak mengonsumsi Narkoba. Sehingga, dengan adanya langkah tersebut dapat mencegah peredaran narkoba di Kota Solo.

“Nantinya lebih ke pencegahan, penyuluhan dan kerjasama dengan pihak terkait. Fungsinya, membentengi masyarakat supaya tidak berurusan dengan Narkoba,” jelas Rudy.

Menanggapi rencana Walikota, Ketua DPRD Solo Teguh Prakosa menjawab diplomatis. Pihaknya belum dapat memberikan pandangan lantaran hingga kini belum ada paparan yang jelas mengenai rencana tersebut. Namun ia pribadi mengaku sependapat jika kantor Dinsosnakertrans menjadi pilihan sebagai kantor BNK.

“Nanti kita lihat dulu saja. Setelah jelas, baru dewan bergerak,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge