0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rudy: Tak Hanya Tepat Waktu tapi Harus Datang Lebih Awal

dok.timlo.net/achmad khalik
Walikota Solo Fx Hadi Rudyatmo menandatangani tiga Raperda yang berhasil dirampungkan DPRD (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Selain mengajarkan bagaimana cara tepuk tangan yang benar sesuai versi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) juga membawa oleh-oleh lainnya yaitu budaya datang lebih awal. Pasalnya, dirinya sering melihat banyak pejabat yang datang terlambat dari undangan yang tertera lantaran merasa orang yang dinilai penting.

“Ini juga salah satu oleh-oleh saya dari KPK. Yakni, datang lebih awal. Tak hanya datang tepat waktu,” terang Rudy di sela pembacaan nota penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota tahun 2015 dan pengesahan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Gedung Paripurna DPRD Solo, Kamis (31/3).

Pernyataan tersebut bukanlah isapan jempol semata yang tanpa bukti. Rudy langsung mempraktikkan prinsip tersebut dalam sidang paripurna yang berlangsung sekitar 2,5 jam. Ia tiba di gedung DPRD pukul 09.45 atau 15 menit sebelum acara digelar sesuai yang tertera di undangan. Alhasil kehadiran orang nomor satu di Solo itu pun kepagian lantaran belum ada anggota Dewan yang siap di ruang sidang.

Sembari menunggu anggota DPRD lainnya, Walikota pun bersantai di loby gedung dewan didampingi sekretaris DPRD, Tri Puguh Priyadi bercengkrama dengan sejumlah awak media. Sepuluh menit berselang Wakil Ketua DPRD Solo Abdul Ghofar Ismail turun dari mobil dan bergegas menghampiri Rudy, disusul berturut-turut Ketua DPRD Teguh Prakosa, anggota Komisi II Kosmas Krisnamurti dan Wakil Ketua Komisi IV Paulus Haryoto. Rudy pun dipersilahkan ke ruangan pimpinan dewan sebelum akhirnya pukul 09.45 sidang paripurna dimulai.

Sedikit informasi, sebanyak tiga Raperda disahkan menjadi Perda yaitu Raperda tentang Tata Cara Tuntutan Ganti Kerugian Daerah, Raperda tentang Penyelenggaraan dan Pengawasan Warung Internet serta Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh. Tiga Raperda tersebut menggenapi empat target Raperda di masa sidang pertama DPRD Solo tahun 2016. Sebelumnya satu Raperda sudah disahkan yakni tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Solo pada PT. BPD Jateng Tahun 2016.

“Target kita sudah terpenuhi sesuai Prolegda (Program Legislasi Daerah). Untuk triwulan kedua kita akan kebut lagi empat raperda agar semua selesai tepat waktu,” kata Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Solo, Putut Gunawan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge