0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Solo Rampungkan Tiga Raperda

timlo.net/achmad khalik
Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo bersama pejabat DPRD Solo menunjukkan tiga Raperda yang berhasil dirampungkan (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Solo secara resmi menyelesaikan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Antara lain mengenai Tata Cara Tuntutan Ganti Kerugian Daerah, Penyelenggaran Warung Internet dan Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh. Dari ketiga Raperda tersebut, salah satu Raperda yang cukup mendesak untuk segera diterapkan yakni mengenai pencegahan permukiman kumuh.

”Raperda ini diproyeksikan untuk mendukung percepatan penanganan hunian kumuh dan ilegal di Kota Solo. Salah satu klausulnya mengatur adanya sanksi untuk mencegah maraknya hunian liar,” ungkap Ketua Pansus Raperda Permukiman Kumuh Ginda Ferachtriawan kepada wartawan usai Sidang Paripurna DPRD Kota, Kamis (31/3).

Menurut Ginda, pencermatan poin-poin sanksi cukup penting guna mencegah keberadaan hunian liar di Kota Solo. Pasalnya, harus ada efek jera guna mengoptimalkan kualitas hunian yang ada.

“Prinsipnya adalah mencegah kemunculan kembali kawasan kumuh. Jangan sampai ketika sudah ditata dengan baik malah timbul kembali,” sebutnya.

Senada, Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan penerapan Raperda Permukiman Kumuh tergolong paling mendesak. Terlebih, Kota Solo merupakan salah satu daerah yang menjadi pilot project aturan baru tersebut.

“Beberapa penyesuaian telah dilaksanakan, kaitannya dengan materi dan substansi Raperda ini,” ujar Rudy.

Rudy berharap, adanya Raperda tersebut dapat mempercepat pengentasan permukiman kumuh. Namun demikian, butuh sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan prinsip dasar Raperda tersebut.

Sementara itu, Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BP2D) Putut Gunawan mengatakan banyaknya raperda yang menjadi beban legislatif tahun ini sangat berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Setidaknya ada 18 Raperda yang harus dirampungkan pada tahun ini.

“Kita kerja keras tahun ini,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge