0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Bakal Turunkan Tarif Angkutan Lokal

Angkutan lokal di Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Pemkab Boyolali melalui Dishubkominfo akan menurunkan tarif angkutan lokal, terkait rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) awal April. Hanya saja, sejumlah pemilik angkutan masih keberatan dengan rencana penurunan tarif.

“Masih ada yang keberatan dengan alasan harga suku cadang masih tinggi,” kata Kepala Dishubkominfo Boyolali, Bonny Fasio Bandung, Kamis (31/3).

Pihaknya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan transportasi guna membahas penurunan harga BBM pada Januari lalu. Penyesuaian direncanakan tarif turun sebesar 5 persen, namun belum sempat disosialisasikan mendadak harga BBM turun lagi.

“SK-nya masih di kaji dibagian hukum,” ujarnya.

Dari hasil kajian secara internal, lanjut Boni, untuk angkutan umum pedesaan dan kota akan ada penurunan tarif batas bawah dan batas atas, yang seharusnya berlaku sejak 1 April. Untuk batas atas sebesar Rp 373 per kilometer per penumpang. Sedangkan batas bawah senilai Rp 230 per kilometer per penumpang.

Disisi lain, Ketua Organda Boyolali, Tulus Budiono, turunnya harga BBM besok tidak berdampak besar pada biaya operasional angkutan umum. Selain itu juga tidak menambah pendapatan, pasalnya saat ini jumlah penumpang umum terus mengalami penurunan.

“Kalau menurut saya tidak perlu diturunkan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu kru angkutan umum di Boyolali, Yunus, BBM memang akan turun, hanya saja suku cadang dan tidak ikut turun. Pihaknya akan mengalami kesulitan untuk menutup biaya operasional dengan tetap turunya tarif.

“Kalau BBM turunya Rp 500 rupiah, harga ban dan onderdil justru naik 10 kali lipat, jelas tidak menguntungkan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge