0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL TSTJ Dapat Shelter Baru

timlo.net/ichsan rosyid
Dirut TSTJ bersama GM Dompet Dhuafa meninjau lokasi yang akan dibangun shelter PKL baru (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Sebanyak 25 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) mendapatkan hibah senilai Rp 250 juta dari Dompet Dhuafa, Kamis (31/3). Bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk shelter, dan permodalan.

“Hibah ini merupakan bagian dari progam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami lihat masih banyak pedagang di sini yang membutuhkan tempat, permodalan, dan peningkatan kapasitas,” kata General Manager Dompet Dhuafa, Tendi Satrio, Kamis (31/3).

Shelter tersebut akan dibangun berhadap-hadapan dengan shelter bantuan Kementerian Koperasi yang sudah ada. Rencananya, shelter tersebut akan dilengkapi etalase dan bantuan permodalan sebesar Rp 1,2 juta per pedagang yang disalurkan melalui koperasi PKL yang ada.

“Kita juga akan berikan pelatihan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan para pelaku industri,” tambahnya.

Pelatihan tersebut diberikan untuk meningkatkan kualitas PKL TSTJ sehingga dapat mengolah makanan yang bersih dan sehat. Selain itu, para PKL juga akan dibekali pelatihan manajemen agar mereka bisa lebih efektif dalam mengelola bisnis.

Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menyambut baik hibah dari lembaga filantropi tersebut. Ia berharap, dengan bantuan itu, revitalisasi TSTJ diharapkan bisa melancarkan proses revitalisasi TSTJ.

“Pedagang juga bisa lebih tertata rapi, tempatnya bersih dan makanan yang dijual bisa terjaga kualitasnya,” kata dia.

Total PKL di TSTJ mencapai 270 pedagang. Sedangkan TSTJ sendiri baru mempunyai 50 shelter PKL bantuan dari Kementerian Koperasi. Ditambah 25 shelter dari Dompet Dhuafa, masih ada 195 PKL yang belum mendapat shelter.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge