0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Spanduk Anti Terorisme Bertebaran, Ini Tanggapan Kapolres

Dua spanduk penolakan terorisme di depan Kantor Kecamatan Trucuk (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Kapolres Klaten AKBP Faizal angkat bicara terkait kemunculan spanduk berisi penolakan aksi terorisme. Menurut dia, spanduk tersebut masih dalam batas kewajaran karena tidak menggunakan kalimat provokatif.

”Tidak ada instruksi (pencopotan), nanti juga hilang sendiri. Karena kalau yang provokatif kami yang melepas, kalau tempatnya tidak pas nanti yang melepas Satpol PP. Sepanjang tidak ada komplain dari masyarakat kan tidak apa-apa,” kata AKBP Faizal, Rabu (29/3).

Dari pantauan Timlo.net, spanduk berkain putih dengan tulisan cat pylox anti terorisme ini bertebaran di sepanjang jalan Trucuk-Sajen, Kecamatan Trucuk, dan pertigaan Masjid Agung Al Aqsha Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara.

Disinggung kemunculan spanduk berbarengan dengan kabar otopsi jenazah Siyono di Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Kapolres Klaten menjawab singkat. ”Ya biasa lah semua ingin cari perhatian.”

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Klaten, Sugeng Santoso mengamini adanya spanduk anti terorisme tersebut. Namun demikian, belum ada perintah pencopotan.

“Belum ada perintah (pencopotan) dari pimpinan (Kepala Satpol PP Klaten). Fokus kami masih menegakkan Perda toko modern berjejaring ilegal. Tapi dari pantauan saya, spanduk itu enggak provokatif, justru mendukung anti terorisme. Itu tersebar dimana-mana, seperti di dekat Candi Prambanan, dan Masjid Al Aqsa,” ujar Sugeng, Kamis (30/3).

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge