0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rutan Boyolali Sumpek, Satu Kamar Dihuni 21 Napi

dok.timlo.net/nanin
Kondisi salah satu kamar di Rutan Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sungguh miris kondisi di Rutan Boyolali. Satu kamar tahanan yang mestinya untuk 3 narapidana (Napi), saat ini harus dihuni 15 hingga 21 Napi. Akibatnya, selain sumpek, bau pengap dan apek sangat menyengat.

“Idealnya memang untuk tiga orang, tapi terpaksa digunakan lebih, ada yang 15 ada yang 17 sampai 21,” kata Kepala Rutan Boyolali, Chudori, Kamis (31/3).

Pihaknya terpaksa melakukan hal itu, karena banyaknya pelaku kejahatan yang menjalani hukuman di Rutan Boyolali. Saat ini bahkan tercatat ada 128 warga binaan. Kasus terbanyak adalah pencurian dan judi. Pihaknya sudah mengajukan anggaran penambahan kamar tahanan ke pusat namun hingga kini belum ada tanggapan.

“Idealnya dihuni 38 orang, tapi sekarang ada 128 orang,” tambahnya.

Sementara dari pantauan di dalam Rutan Boyolali, kamar nomer 5, tertulis kapasitas 12 orang namun diisi 21 orang. Begitu juga dengan kamar nomer 4, 6 dan 7, hampir semuanya melebihi kapasitas.

Selain kapasitas, imbuhnya, jumlah petugas pengamanan di Rutan juga sangat minim. Saat ini terdapat 4 regu pengamanan yang saling bergantian untuk menjaga dan mengawasi warga binaan. Satu regu beranggotakan tiga petugas,dibagi untuk penjagaan pintu luar dan dalam serta pengawasan warga binaan. Idealnya, jumlah warga binaan dan jumlah petugas pengamanan, satu regu setidaknya berjumlah 12 orang.

“Idealnya ada 12 petugas satu regunya, itu baru bisa maksimal pengawasan dan penjagaan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge