0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Agenda Padat, DPRD Solo Kebut Bahas Raperda

Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan (kiri) (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Penyelesaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) nampaknya terus dikebut. Pasalnya, padatnya agenda anggota dewan dalam rangka kunjungan kerja dan pendampingan legislator mengakibatkan penyelesaian Raperda terbengkalai.

Rencananya, DPRD Solo pada triwulan pertama menyelesaikan sebanyak empat Raperda. Hari ini, Kamis (31/3) sesuai agenda dilaksanakan sidang paripurna ke 1 dengan agenda mendengarkan nota penjelasan walikota, dilanjutkan dengan sidang paripurna 4 dan 5 dengan agenda laporan pembahasan dan persetujuan bersama tiga dari empat Raperda yang harus diselesaikan pada triwulan pertama.

Namun sebelum paripurna penetapan, sejumlah anggota dewan masih berada di luar kota. Sebut saja anggota Komisi I dan IV yang sesuai jadwal melakukan kunjungan kerja (Kunker) sejak Senin hingga Kamis ini. Begitu juga Komisi II yang kemarin (30/3) baru tiba dari Bandung dalam rangka pendampingan SKPD.

Ginda Ferachtriawan yang didapuk sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh langsung menggelar rapat untuk menyelesaikan Raperda, Rabu (30/3) sore. Salah seorang staf Sekretaris Dewan yang enggan disebutkan namanya mengaku harus kalang kabut menyelesaikan draft raperda.

“Beliau (anggota komisi II DPRD Solo —Red) baru datang langsung rapat. Pasti capek. Tapi mau bagaimana lagi, hari ini kan sudah paripurna,” katanya.

Sementara Ginda ketika dimintai keterangan sejauh mana pembahasan Raperda yang dipimpinnya memilih bungkam dan berjanji akan menjelaskan setelah paripurna.

“Kemarin kami langsung rapat. Hari ini Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh telah rampung dan siap disahkan,” kata Ginda.

Editor : Eddie Mutaqin

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge