0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keterbatasan Pengamanan Jadi Biang Peredaran Narkoba di Lapas

timlo.net/heru murdhani
Kepala BNN Komjen Budi Waseso (tengah) saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Solo (timlo.net/heru murdhani)

Solo — Keterbatasan pengamanan dan keterlibatan oknum penjaga lapas, dituding sebagai biang dari peredaran narkoba di dalam lapas. Hal ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso, dalam pengarahan sinergitas pemberantasan narkoba BNN dan Polri, Rabu (30/3).

“Sebenarnya kasus seperti ini sudah lama, hanya saja, saat ini kita lakukan pengetatan, dan hasilnya banyak yang ketahuan,” ungkap Budi Waseso saat dijumpai sejumlah wartawan.

Namun, hal ini bukan serta merta membebankan kesalahan kepada sistem di dalam rutan saja. Melainkan harus dibebankan kepada institusi penegak hukum secara bersama-sama.

“Keterbatasan teknis pengamanan dalam lapas adalah salah satu faktor berkembangnya jaringan narkoba di dalam lapas. Tetapi ini bukan saja tanggung jawab lapas, melainkan harus menjadi tanggungjawab bersama,” kata dia.

Dikatakan, keterlibatan aparat penegak hukum yang lain, seperti Kepolisian, Kementerian Hukum dan Ham. Bahkan TNI diperlukan untuk menjaga agar peredaran narkoba tidak semakin meluas. Jika sudah sudah dilakukan sinergi antara pihak terkait, maka permasalahan ini tidak akan terjadi di masa yang akan datang.

Dirinya meminta penindakan tegas bagi sipir penjara yang kedapatan bekerjasama dengan bandar-bandar narkoba dalam menjalankan aksinya. Pelanggaran hukum ini harus ditindak secara tegas, sesuai dengan undang-undang. Bahkan secara khusus dirinya meminta agar sipir yang terlibat harus pula ditindak secara administratif berupa pemecatan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge