0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kenal Lewat Facebook, TKW Ditipu Kuli Bangunan

Rilis kasus penipuan TKW (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Salah seorang tenaga kerja wanita (TKW), Murdatin (47), warga Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menjadi korban penipuan teman facebook-nya. Barang-barang berharga hasil bekerja di Taiwan dibawa kabur Rubiyo alias Yoyok (50).

“Menurut keterangan tersangka, Murdatin baru saja pulang dari Taiwan sebagai TKI, Sabtu lalu (26/3). Bersamaan dengan itu, korban diajak ketemuan untuk pertama kalinya oleh tersangka,” kata Kapolsek Colomadu AKP Joko Waluyono, Rabu (30/3).

Korban dijemput di Bandara Juanda, Surabaya dengan menggunakan mobil sewaan. Korban minta diantarkan ke tempat pijat karena kecapean. Korban kemudian dibawa ke salah satu tukang pijat di Paulan, Colomadu.

“Saat korban sedang dipijat, tersangka membawa kabur barang berharga milik korban yang berada di mobil sewaan,” kata Kapolsek Colomadu.

Usai kejadian itu, lanjut AKP Joko, korban melapor ke Polsek Colomadu. Tersangka akhirnya berhasil ditangkap di rumahnya, Betro RT 2/ RW 4, Desa Dlimas, Kecamatan Ceper, Klaten, Minggu (27/3) pukul 12.30 WIB. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti 65 lembar uang Dollar Taiwan senilai Rp 26 juta, dua jam tangan, dua handphone dan tas korban.

”Tersangka dijerat Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” terangnya.

Dari hasil penyidikan, korban mulai kenal tersangka lewat facebook sejak Agustus 2015. Korban dijanjikan akan dinikahi jika sudah pulang dari Taiwan. Saat ini, korban yang sudah mempunyai dua anak sedang mengurus perceraian dengan suaminya.

”Tersangka mengaku seorang duda satu anak dengan nama Rudi. Padahal tersangka masih beristri dan mempunyai dua anak,” imbuh Joko.

Terpisah, tersangka Rubiyo, mengaku berniat mengawini korban. Dia sedianya ingin mengenalkan korban kepada keluarganya.

”Rencananya mau saya nikahi sebagai istri ke dua. Kenal korban sudah 8 bulan,” kilah kuli bangunan itu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge