0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rencana Otopsi Jenazah Siyono Ditolak Warga

Kades Pogung, Joko Widoyo (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Masyarakat Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten menentang rencana otopsi jenasah Siyono. Hal itu berdasarkan kesepakatan warga bersama para tokoh masyarakat dari pengurus RT, RW hingga perangkat desa pada pertemuan Selasa (29/3) malam.

“Menindaklanjuti kemauan maksud warga saya, kami hanya minta supaya bisa tercipta iklim kondusif tentram dan damai di Pogung. Warga tidak menghendaki adanya otopsi,” ucap Kepala Desa (Kades) Pogung, Joko Widoyo, Rabu (30/3).

Ditemui wartawan di kantor desa setempat, kata dia, warga mendengar rencana tim hukum dan dokter dari Muhammadiyah beserta rekomendasi Komnas HAM yang berencana melakukan autopsi terhadap jenazah almarhum ayah lima anak yang ditangkap Densus 88 Anti Teror, pada Selasa (8/3) lalu.

“Memang kami tidak pernah menerima surat resmi apapun tentang otopsi tersebut. Tapi warga kami mendengarnya dari berbagi berita media online. Mendengar berita itu kami mengambil sikap. Kami mengakomodasi warga lingkungan TKP (tempat kejadian perkara), umumnya warga Pogung,” ucap Joko Widoyo.

Dari pantauan Timlo.net, sejumlah aparat kepolisian maupun TNI berjaga di Kantor Desa Pogung. Pemandangan serupa juga terlihat tak jauh dari kediaman almarhum Siyono di Dusun Brengkungan RT 11/RW 05, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge