0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Isu Babi Ngepet Bikin Resah Warga Bangli

(Ilustrasi) Babi (dok.timlo.net/ist)

Timlo.net — Percaya atau tidak, masyarakat di Dusun Selat Peken, Susut resah terkait isu pesugihan babi ngepet dan ular besar yang dipercaya jadi penyebab hilangnya sejumlah uang warga selama ini. Bahkan isu tersebut selalu jadi pembicaraan warga setiap ada pertemuan di Banjar.

Isu itu semakin senter terdengar hingga masyarakat takut keluar rumah malam hari dan memilih menjaga setiap tempat penyimpanan uang.

Tokoh Masyarat Dusun Selat Peken, I Made Rijasa tidak menampik gunjingan yang muncul di masyarakat terkait keberadaan peliharaan untuk pesugihan berwujud ular atau juga babi ngepet.

“Isunya sudah sejak lama muncul, namun untuk membuktikan pemilk pesugihan itu tentu tidak bisa. Kami menjaga agar tidak saling menuduh dan fitnah,” jelasnya, Selasa (29/3).

Kata Rijasa, ada banyak informasi yang didapatkanya, seperti salah seorang warganya sempat melihat ular dengan kondisi perut ular membesar dan cangkanya menggigit uang. Tidak itu saja, salah seorang petugas medis di RS Sanglah menyebutkan ada seseorang secara rutin membeli darah segar satu ampul setiap bulannya.

Pria yang juga ketua Majelis Madya Desa Pakraman, di kabupaten Bangli ini meyakinkan bahwa mereka yang memilki pesugihan pasti punya pantangan yang tidak boleh dilanggar.

Sementara itu informasi yang berhasil dihimpun, belakangan ini warga yang kehilangan uang secara misterius semakin banyak saja. Tidak hanya uang yang disimpan dalam alamari saja hilang, akan tetapi uang disimpan dalam dompet juga ikut amblas.

[tyo]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge