0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tujuh Kabupaten Akan Dilintasi Geobike Caldera Toba

Geobike Caldera Toba (sopopanisioan.blogspot.com)

Timlo.net – Jendela Toba dan Rumah Karya Indonesia (RKI) menggelar Geobike Caldera Toba (GCT) 2016 di kawasan Danau Toba pada 8-10 April mendatang. Tujuh kabupaten di sekitar Danau Toba akan dilintasi sekaligus, yaitu Samosir, Toba Samosir (Tobasa), Humbang Hasundutan (Humbahas), Tapanuli Utara (Taput), Simalungun, Dairi dan Karo.

”Event ini untuk meningkatkan kunjungan Pariwisata ke Danau Toba dan seluruh Sumatera Utara (Sumut). Toba adalah ikon pariwisata Sumut, dan saat ini tengah berproses menjadi Badan Otorita Pariwisata (BOP) dalam percepatan 10 Top Destinasi,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Utara Elisa Marbun, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Selasa (29/3).

Lebih lanjut Elisa mengatakan, GCT akan mengajak peserta mengelilingi kawasan Danau Toba sekaligus memperkenalkan geoarea dan geosite yang meliputi geodiversity, biodiversity dan culturediversity Geopark Nasional Kaldera Toba.

“Ada dua etape, pertama start di Tao Silalahi-Paropo (Kabupaten Dairi)-Tongging (Kabupaten Karo)-Rumah Bolon-Simanjarunjung-Parapat (Kabupaten Simalungun). Lalu etape kedua, Balige (Kabupaten Toba Samosir)-Silangit-Muara (Kabupaten Tapanuli Utara)-Bakkara (Kabupaten Humbang Hasudutan)-Nainggolan, dan finish di Pangururan (Kabupaten Samosir),” jelasnya.

”Even ini juga bagian dari rangkaian HUT Provinsi Sumatera Utara ke-68,” lanjut dia.

Peserta Geobike Toba juga akan Tinggal di rumah penduduk, atau homestay dan hotel yang ada di sekitar Toba.

“Kami juga akan menyajikan paket seni pertunjukan wisata. Jumlah peserta diperkirakan 200 orang antara lain Komunitas Sepeda, Jendela Toba, RKI, Pemerintahan Kabupaten dan Pemprovsu, Tim Percepatan GKT, Mahasiswa, Pecinta lingkungan, Turis lokal, Nasional, dan Mancanegara,” tuturnya.

GCT yang akan melibatkan ratusan pesepeda ini diharapkan menjadi kampanye dan edukasi mengajak masyarakat melestarikan Danau Toba. Acara tahun lalu terbukti telah memberikan pengaruh dan persepsi yang positif pada peserta serta masyarakat mengenai seni budaya. Ajang ini juga wadah silaturahmi antara kabupaten-kabupaten di sekitar Danau Toba, sekaligus fasilitas bagi komunitas seni untuk terus berkarya.

Anggota komunitas Jendela Toba yang menyelenggarakan Geo Bike Caldera Toba, Irwansyah Harahap, menyatakan gelaran acara mengusung perkenalan kesenian tradisi. Itu sebabnya, para pesepeda nantinya akan melintasi tujuh kabupaten. Tiap-tiap kabupaten tentunya memiliki kesenian khas tersendiri.

“Kami akan memperkenalkan situs-situs sejarah. Misalnya, sisa-sisa meletusnya gunung berapi Toba yang kepada peserta dan rumah-rumah adat,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge