0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL City Walk Tagih Janji Pemkot

timlo.net/ichsan rosyid
​Petugas DKP masih sedang memindahkan sampah dari gerobak ke TPS Mobile​ (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pedagang Kaki Lima (PKL) City Walk gerobak kuning mempertanyakan iktikad baik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk memindahkan mereka ke lokasi baru (relokasi). Pasalnya, hingga Selasa (29/3) pagi, lahan yang akan mereka tempati masih digunakan untuk memindahkan (transit) sampah dari gerobak ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Mobile.

“Meskipun tidak di atas lahan yang akan kita tempati, tetap saja baunya mengganggu. Siapa yang mau makan di tempat bau sampah,” tanya Wawan, salah satu PKL yang berjualan di depan Gereja Gendengan, Selasa (29/3).

Ia juga menagih janji Dinas Pengelola Pasar (DPP) membuatkan sumur bor di dua titik sepanjang jalan di Timur Stadion Sriwedari yang akan mereka tempati. Namun hingga sore tadi belum ada pengerjaan penggalian sumur bor sama sekali.

“Jangan cuma janji tapi tidak dikerjakan,” tegasnya.

Pagi tadi, sejumlah petugas Dinas Pengelola Pasar (DPP) dibantu beberapa personel Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) tampak membersihkan tempat yang akan digunakan untuk relokasi PKL city walk. Namun ketika dikonfirmasi, Kepala DKP, Hasta Gunawan mengatakan tidak mengurusi relokasi PKL.

“Itu hanya pembersihan rutin saja, kami tidak tahu-menahu tentang relokasi PKL,” kata dia.

Disinggung mengenai tukang sampah yang masih melakukan transit di lokasi tersebut, pihaknya siap memindahkan lokasi transit sewaktu-waktu.

“Sekarang kan belum ditempati. Nanti kalau PKL sudah masuk, baru kita akan pindahkan tempat transitnya. Kita kan pakai TPS mobile, jadi bisa transit di mana saja. Bahkan kita selalu mengusahakan supaya tidak ada transit lagi. Setiap tahun kita kurangi secara bertahap,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge