0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggota DPR RI Ini Kritik Keras Demo Melibatkan Siswa

Anggota DPR RI Bambang Riyanto saat memberikan keterangan ke awak media (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Anggota DPR RI mengkritisi aksi demo menolak UU No 23 Tahun 2014 dengan melibatkan anak di bawah umur. Tidak sepantasnya siswa dilibatkan dalam kegiatan demo, mengingat di dalam Undang Undang melarang anak di bawah umur ikut aksi unjuk rasa.

“Ya di dalam Undang Undang bunyinya begitu, jadi mereka ini kan masih anak- anak yang tidak tahu menahu urusan ini, terlebih lagi katanya ada bupati juga yang ikut demo, harus dengan cara yang lebih halus lah,” kata Anggota DPR RI, Bambang Riyanto, Selasa (29/3).

Dikatakan, pengerahan siswa untuk ikut aksi demo dengan car sistematis ini diharapkan tidak terjadi lagi di masa yang akan datang. Dan untuk menyikapi peristiwa yang terjadi Senin (28/3) kemarin, Ombudsmen serta Dewan Pendidikan turun untuk menindak lanjutnya.

Disarankan, jika memang keberatan dengan pengambil alihan pendidikan SMA dan SMK Negeri oleh Provinsi, Dinas Pendidikan mestinya bisa berdialog dengan Gubernur. Sehingga yang menjadi kekhawatiran selama ini bisa terpecahkan dengan mengajukan judicial review atau yang lain.

“Tidak perlulah sampai mengerahkan para siswa seperti ini, harusnya mereka di dalam kelas, kalau ada yang dikhawatirkan langsung sampaikan ke Gubernur dan cari solusinya. Tidak malah diajak demo,” tandasnya.

Sehari sebelumnya diketahui, ribuan siswa diikutsertakan dalam aksi demo menolak UU Nomor 23 Tahun 2014 bersama para guru. Dalam keempatan ini, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya dan sejumlah Anggota DPRD Sukoharjo juga ikut demo menolak pendidikan SMA dan SMK diambil alih provinsi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge