0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi : Sampai Sekarang Saya Masih Memperhatikan Solo

Rumgapres (ist)
Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah wartawan dari Solo untuk ramah tamah di Istana Negara, Selasa (29/3) (Rumgapres (ist))

Jakarta – Senyum lebar menghiasi roman muka Presiden Joko Widodo saat menyambut tamunya di Istana Negara, Selasa (29/3). Agenda makan siang kali ini, menjadi semacam reuni, karena yang menjadi tamu adalah sekitar 30 orang wartawan dari Kota Solo.

“Selamat siang, apa kabar? Ini tadi langsung dari Solo atau sudah ke hotel dulu,” ujar Jokowi berkemeja batik merah cerah, didampingi juru bicara kepresidenan Johan Budi.

Satu persatu, Jokowi menyalami para pewarta yang sebagian besar sudah dikenalnya semasa menjabat Walikota Solo 2005-2012 lalu.

Wartawan yang baru datang dari Bandara Soekarno-Hatta itu, lantas diajak bersantap bersama. Obrolan akrab pun berlangsung sambil menyantap menu masakan cumi telur bawang putih, udang saus madu, bawal bakar dan burung punai goreng.

“Saya sudah setahun lebih di sini, kok baru sekarang datang. Ini yang salah siapa coba, saya sudah dulu-dulu siap menyambut,” seloroh mantan Gubernur DKI ini.

Bermacam-macam topik obrolan mengalir selama lebih kurang satu setengah jam. Mulai dari isu terorisme, ekonomi, politik, hingga ke era digital yang menurut Jokowi akan sangat mempengaruhi semua aspek kehidupan di Indonesia.

Namun, Jokowi wanti-wanti berpesan obrolan siang tadi tidak usah ditulis di media, karena ini hanya forum kangen-kangenan.

“Yang pasti, dari Jakarta sini saya masih memperhatikan Solo. Saya terus mengupayakan kemajuan Solo,  mencermati kemajuan-kemajuan yang terjadi. Belum lama ini, saya menegur maskapai-maskapai yang tadinya punya rute Solo-Singapura dan Solo-Malaysia, kok dihentikan kenapa. Tidak boleh begitu, dulu Solo yang mengawali kok sekarang berhenti, efeknya buruk seolah-olah di Solo itu jalur mati yang tidak ada apa-apanya,” bebernya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge