0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berantas Chikungunya, Desa Gajahan Difogging

dok.timlo.net/nanang rahadian
Fogging, salah satu cara pemberantasan nyamuk penyebab demam berdarah dan chikungunya (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Dua RT di Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar difogging. Hal ini dilakukan menyusul merebaknya penyakit chikungunya di dua RT masing masing RT 01 dan RT 02/RW 03.

“Walaupun penderita hampir semua sudah berangsur membaik, fogging tetap kita lakukan,” kata Yuli Handayani, Bidan Desa Gajahan, Selasa (29/3).

Menurut Yuli, fogging dilakukan untuk mengantisipasi persebaran yang lebih luas. Meski demikian warga tetap dihimbau untuk hidup sehat dengan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

“Kita juga sudah melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan melakukan sosialisasi kepada warga lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas I Colomadu drg E Mardikaningtyas mengatakan, penanganan fogging untuk penyakit chikungunya memang berbeda dengan DBD (demam berdarah dengue). Untuk chikungunya, jika ada satu penderita saja, sudah bisa dilakukan fogging.

“Untuk DBD minimal tiga orang yang terserang baru bisa dilakukan fogging,” jelasnya.

Dia menghimbau kepada warga masyarakat agar memeriksa jentik-jentik nyamuk di tempat biasa digunakan berkembang biak. Seperti bak penampungan air, kolam, kaleng bekas yang terisi air. Tempat sepertu itu sangat ideal untuk berkembang biak nyamuk penyebar dua penyakit tersebut.

Sebelumnya, 19 warga Desa Gajahan, Kecamatanm Colomadu terserang chikungunya. Mereka merasakan sakit pada persendian. Bahkan jika sudah parah, penderita seperti lumpuh sementara dan susah untuk beraktifitas.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge