0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Butuh Duit untuk Skripsi kok Jadi Kurir Shabu, ya Dibekuk Polisi

dok.timlo.net/heru murdhani
Mahasiswa yang jadi kurir shabu-shabu menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Jajaran Polsek Serengan, Solo membekuk seorang mahasiswa, IK (22) yang kedapatan mengonsumsi Narkoba jenis shabu-shabu di sebuah hotel. Mmahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Kota Bengawan ini langsung digelandang ke kantor polisi.

“Barang bukti yang ditemukan adalah 0,8 gram shabu serta alat penghisap,” ungkap Kasihumas Polsek Serengan, Aiptu Suharyanto.

Dari keterangan mahasiswa tingkat akhir ini, kasus ini lantas dikembangkan di kontrakan tersangka di kawasan Colomadu. Dari hasil penggeledahan, petugas mendapatkan beberapa bungkus plastik klip, timbangan digital, dan pipet kaca.

“Pertamanya tersangka mengelak disebut pengedar, tetapi berdasarkan barang bukti yang ada di kontrakan tersangka, dirinya tak bisa mengelak lagi,” katanya.

Berdasarkan keterangan dari tersangka, ia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial W. Tersangka mengantarkan shabu-shabu kepada pelanggan atas perintah dari W.

“Jadi W SMS saya untuk mengantar, lalu saya antar. Jadi saya tidak tahu siapa yang membeli. Kalau barang saya dapat dari W semua,” kata tersangka, IK.

IK mengatakan, dirinya telah 3 bulan menjadi kurir shabu, dengan pendapatan Rp 50 ribu tiap kali pengiriman paket. Dirinya mengaku terdesak kebutuhan kuliah dan untuk biaya hidup.

“Duitnya untuk mengerjakan skripsi dan penelitian, sebagian buat makan, Mas,” katanya.

Akibat ulahnya tersebut , tersangka dijerat dengan Undang-Undang tahun 2009 pasal 114 dan 112 ayat 1 tentang Kepemilikan Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge