0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PDAM Targetkan 15 Ribu Pelanggan Pengolahan Limbah Baru

Direktur PDAM Solo, Maryanto (timlo.net/daryono)

Solo — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Solo menargetkan 15 ribu pelanggan baru pengolahan limbah rumah tangga hingga 2019. Program tersebut dicanangkan untuk memenuhi target 30 persen dari total pelanggan di Kota Solo.

“Kita menyesuaikan target yang dicanangkan di tingkat nasional. Dari seluruh pelanggan, 30 persen tersambung ke pipa pengolahan limbah, sisanya harus memiliki pengolahan limbah sendiri,” kata Direktur Utama PDAM Solo, Maryanto, Senin (28/3).

Selama ini, PDAM Kota Solo sudah memiliki sistem pengolahan limbah dengan memanfaatkan saluran peninggalan Belanda. Namun baru 15 ribu pelanggan yang tersambung ke sistem tersebut. Untuk meningkatkan jumlah pelanggan, PDAM akan menambah jumlah saluran yang ada dibantu Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PPLP) Jawa Tengah.

Pemasangan pipa saluran air limbah sudah dilaksanakan sejak sebulan lalu. Klaster Solo Tengah yang sedang dikerjakan meliputi wilayah Kelurahan Jagalan, Pucangsawit,   Puwodiningratan, dan Kepatihan. Klaster tersebut akan bermuara di Instalasi Pengolahan Limbah Jurug di depan Taman Makam Pahlawan.

“Setelah itu akan kita lanjutkan ke wilayah-wilayah lain,” kata dia.

Ia menerangkan sistem pengolahan limbah tersebut akan segera diaktifkan bila sudah sambungan pipa dari rumah pelanggan sampai IPAL Jurug telah rampung dikerjakan.

“Kita kerjakan berkesinambungan. Misalnya yang di Klaster Solo Tengah sudah bisa aktif langsung kita jalankan sambil membuat sambungan di Klaster lain,” kata dia.

Saat ini, pengerjaan masih terkonsentrasi di Kelurahan Jagalan. Menurut Surveyor Proyek Pemasangan Pipa tersebut, Sigit, pihaknya akan melanjutkan pengerjaan ke Kelurahan Pucangsawit.

“Kemungkinan kita ke sana karena yang sudah disosialisasikan di sana,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge