0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dilalui Truk Pasir, Jalur Alternatif Hancur

dok.timlo.net/nanin
Jalan rusak akibat dilaluli truk pasir yang melebihi tonase (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Kerusakan jalan akibat truk pasir bermuatan melebihi tonase tidak hanya terjadi di jalur utama Cepogo-Selo. Kerusakan jalan merembet ke jalur-jalur alternatif. Salah satunya di jalur alternatif Cepogo-Penggung.

“Kalau hujan jalan yang berlubang berubah menjadi sungai, ya harus hari-hati melintas,” kata Haryanto, warga Desa Jelok, Cepogo, Senin (28/3).

Bila malam hari, lanjut Haryanto, penerangan jalan di jalur alternatif tersebut sangat minim. Sehingga banyak pengguna jalan yang terperosok karena tidak mengetahui ada lubang. Pihaknya sangat menyayangkan kerusakan jalan tak segera diperbaiki. Ironisnya lagi, truk-truk pasir yang menjadi penyebab kerusakan jalan tetap melintas.

“Lha ya itu, sudah rusak, berlubang, truk-truk pasir masih melintas,” tambahnya kesal.

Terpisah, Kepala DPU ESDM Boyolali, M Qodri menegaskan, pihaknya tahun ini tidak akan melakukan perbaikan jalan di jalur tersebut. Pasalnya, jalur alternatif tersebut masih sering dilalui truk-truk pasir dari wilayah Cepogo, Selo menuju ke Semarang. Sehingga apabila diperbaiki akan kembali rusak.

“Percuma kalau diperbaiki, nanti bakal rusak lagi,” ujar Qodri.

Pihaknya akan memperbaiki jalur bila kondisinya sudah remuk dan rusak parah. Perbaikan dilakukan dengan sistem rigid. Diakui, kerusakan di jalur tersebut akibat tidak kuat menahan beban muatan truk.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge