0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seberangi Sungai, Pasutri Hanyut Diterjang Banjir

dok.timlo.net/agyung widodo
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban hanyut aliran sungai (dok.timlo.net/agyung widodo)

Sragen — Pasangan suami istri, Ngatiyo (40) dan Hartini (35), warga Dukuh Tegalrejo RT 23, Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Sragen hanyut di Sungai Klegung yang terletak di dukuh setempat. Keduanya dikabarkan hanyut sejak Minggu (27/3) sekitar pukul 12.30 WIB.

“Kedua korban sehabis mencangkul di sawah hendak pulang karena hujan dengan menyeberang sungai. Sampai di tengah sungai, tiba-tiba air pasang dan banjir, keduanya hanyut,” kata Kapolsek Sambirejo AKP Kabar Bandianto mewakili Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo, Senin (28/3).

AKP Kabar mengungkapkan, semula ada tiga orang yang menyeberangi sungai, satunya lagi atas nama Sarsito (35), yang masih satu dukuh dengan korban. Namun Sarsito berhasil menyelamatkan diri dalam jarak sekitar 100 meter dari tempat kejadian.

“Korban selamat ini yang kemudian melapor ke warga, kalau Ngatiyo dan Hartini hanyut di sungai,” jelasnya.

Atas laporan itu kemudian tim SAR gabungan dari Tagana, Rapi, Himalawu dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen serta polisi melakukan penelusuran dan pencarian hingga di Jembatan Sungai Bonggo, Sambirejo dan Jembatan Ngarum, Kecamatan Ngrampal.

Salahs sat korban, Ngatiyo baru ditemukan pada Senin (28/3) pagi sekitar pukul 05.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Namun karena derasnya arus sungai, baru bisa dievakuasi oleh tim gabungan sekitar pukul 08.00 WIB di Dukuh Kleco, Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal. Sementara korban Ngatini saat ini masih dalam pencarian Tim SAR.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge