0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Penataan Taman City Walk, Ini Jawaban Rudy

timlo.net/ichsan rosyid
Taman sepanjang city walk yang akan dibongkar Pemerintah Kota Solo (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Masyarakat diharapkan tidak resah dengan penataan taman city walk yang diwacanakan oleh Pemkot Solo. Penataan taman city walk di sepanjang Jalan Slamet Riyadi tidak seperti yang dibayangkan oleh masyarakat.

“Siapa yang mau nebang pohon di city walk. Itu salah pemahaman masyarakat tentang Pemkot nebang pohon di city walk,” terang Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Minggu (27/3).

Menurut Rudy, Pemkot Solo akan melakukan penataan taman city walk untuk dibuat seperti lokasi di depan Plasa Sriwedari. Sehingga, lebih terkesan tertata dan tidak seperti sekarang ini. Terkait tanaman perdu yang ada di taman tersebut, Rudy mengaku jika diperlukan tanaman perdu dapat ditambahkan dengan cara meletakkan di dalam pot.

“Jadi kesannya itu terawat, gak seperti ini. Kalau musim kemarau kering. Nanti Pemkot diprotes lagi,” jelas Rudy.

Tak hanya meletakkan kembali tanaman perdu dalam wujud pot, lanjut Rudy, kalau diperlukan akan menambah sejumlah tanaman besar. Supaya lebih memperindah dan membuat rimbun sepanjang jalan Slamet Riyadi.

“Kalau perlu kita tambah tanaman besar, tidak cuma tanaman perdu dalam pot,” tandasnya.

Pihaknya juga mengajak masyarakat supaya turut serta merawat tanam bukan malah merusak atau menginjak-nginjak taman yang telah ada. Sehingga, terjadi kesinambungan antara Pemkot yang telah menyediakan taman untuk masyarakat dan masyarakat yang turut serta menjaga dan melestarikan taman yang sudah ada.

“Ya, kayak masyarakat harusnya turut menjaga kan, gak cuman protes kalau taman rusak,” tegas Rudy.

Sementara itu, Bidang Komunikasi dan Media Forum Solo Hijau, Miftahul Arozaq mengatakan, jumlah tanaman yang ada di sepanjang Jl Slamet Riyadi mencapai ribuan jenis. Dengan jumlah tersebut, tanaman mampu mengurangi kadar emisi Carbon Monoksida (CO) sebesar 17,78 persen setiap tahunnya dari total CO akibat polusi kendaraan bermotor di sepanjang jalan Slamet Riyadi mencapai 630,42 ton/tahun.

“Kemampuan tanaman untuk mengurangni kadar emisi sebesar 112,10 ton/tahun. Penelitian ini dilakukan tahun 2015 lalu,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge