0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mendarat di Air, Penerjun Wica Digulung Ombak Besar

merdeka.com
ilustrasi penerjun (merdeka.com)

Timlo.net – Wika Milati Mulanungtyas (Sebelumnya ditulis Wika-red), penerjun perempuan Indonesia meninggal setelah gagal mendarat dalam gelaran Jogja Air Show (JAS) di Pantai Depok, Bantul, Sabtu (26/3). Korban sempat melakukan prosedur penerjunan darurat di atas air. Sayangnya saat jatuh ke laut, ombak besar datang dan menggulung Wica.

Danlanud Adi Sucipto Marsma Imran Baidirus mengatakan, saat terjun dari pesawat kondisi angin dalam keadaan layak. Namun, ketika di udara Wica tampak bergeser ke atas laut sementara penerjun lainnya tetap di atas darat.

“Wica juga sudah melakukan prosedur pendaratan di air. Dia sudah melepaskan parasut ketika sudah mencapai ketinggian empat meter di atas air,” katanya, Sabtu (26/3).

Sayangnya ketika jatuh ke air, ombak besar datang dan menggulung Wica. Tim SAR pun langsung bergerak dan menyelematkannya. Akan tetapi, ombak besar membuat tim SAR kesulitan.

“Setelah itu dilarikan ke rumah sakit Rahma Husada, dugaan meninggal karena tenggelam, banyak air yang masuk ke tubuh. Bukan karena terjerat parasut atau ada luka. Tidak ada luka, tidak ada patah tulang,” ujarnya.

Jenazah Wica sendiri saat ini sudah dibawa ke rumah duka. Rencananya, almarhumah akan disemayamkan terlebih dahulu untuk selanjutnya dimakamkan pada Minggu (27/3) pukul 11.00 WIB di makam Kradenan, Banguntapan, Bantul.

Setelah kejadian itu, kegiatan terjun payung dalam Jogja Air Show di Pantai Depok pun dihentikan sementara. Pihak Lanud dan penyelenggaran akan melakukan evaluasi.

“Untuk penerjunan hari ini kita hentikan dulu. Kita akan evaluasi dulu. Setelah itu baru akan kita putuskan bagaimana kegiatan besok. Karena besok adalah puncak acara,” jelas dia.

[hrs]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge