0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Misa Malam Paskah di Gereja Gendengan Berlangsung Khidmat

foto: Rosyid
Suasana Misa Kedua Malam paskah di Gereja St. Petrus Purwosari yang diikuti ribuan jemaat (foto: Rosyid)

Solo – Misa Malam Paskah 2016 di Gereja St. Petrus Purwosari dihadiri ribuan jemaat dari berbagai daerah. Di malam puncak dari Pekan Suci itu, jemaat diajak untuk merenungi kembali nilai-nilai kebaikan yang bersifat universal.

“Pesan paskah kali ini adalah menghidupkan harapan bagi orang-orang. Tuhan selalu memberi kesempatan kepada kita untuk melihat bahwa pada dasarnya, Dia menciptakan manusia baik adanya,” kata Pastur Kepala Gereja St. Petrus Purwosari, Andrianus Sulistyono, MSF, Sabtu (26/3).

Ia mengimbau kepada seluruh jemaat dan warga Solo agar berbagi kebaikan dan tidak mudah menganggap buruk orang lain. Ia mengibaratkan kebaikan sebagai garam yang larut bersama air dan makanan. Ketika kebaikan telah dikerjakan, maka ia sudah tidak bisa dipisahkan lagi.

“Bahasa Jawanya, Ajur-ajer. Kebaikan itu menjadi milik bersama. Tidak bisa diklaim sebagai milik satu golongan tertentu karena kebaikan itu milik Tuhan,” kata dia.

Lebih lanjut ia mencontohkan pengamanan peringatan Paskah oleh aparat kepolisian dan satgas dari sejumlah ormas. Tenaga pengamanan tersebut tidak terdiri dari umat kristiani saja namun juga dari umat beragama lain.

“Artinya, Paskah kali ini bisa berlangsung lancar karena kebaikan semua umat beragama. Kami tidak membeda-bedakan. Bahkan mereka yang tidak percaya adanya Tuhan pun pasti punya sisi baik,” kata dia.

Editor : Eddie Mutaqin

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge