0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Berbagai Perayaan Paskah Unik di Seluruh Dunia

Gækkebreve. (Dok: Timlo.net/ hendesverden.dk.)

Timlo.net—Berbagai negara di dunia ternyata memiliki perayaan Paskah yang unik sehingga menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan asing. Misalnya di Polandia, mereka merayakan Smigus-Dyngus, atau Senin Basah sehari setelah Paskah. Di masa lampau, para pria muda Polandia akan mengguyur saudari dan teman wanita mereka dengan air sembari mendoakan kesehatan dan kemudaan mereka. Tapi sekarang, tidak hanya para gadis yang diguyur air, tapi juga para pria.

Sementara para pria dari Republik Ceko merayakan Paskah dengan “memukul” para wanita dengan ranting pohon yang dikepang. Sementara itu para turis di Jerman Utara harus berhati-hati di malam Paskah. Di beberapa wilayah, penduduk lokal akan membakar gumpalan bola jerami besar dan mengelindingkannya dari atas di jalanan yang gelap.

Sedangkan di Corfu, Yunani, para wisatawan harus berhati-hati saat di jalan. Karena penduduk lokal merayakan Paskah dengan menjatuhkan pot-pot tanah liat dari jendela dan balkon mereka. Saat pot itu jatuh ke jalan, mereka akan bersorak.

Di Denmark, penduduk merayakan hari raya itu dengan mengirim surat rahasia berbentuk bunga salju. Tradisi mengirim dan menerima surat ini disebut gækkebreve. Tradisi ini dianggap sebagai sesuatu yang menyenangkan karena para penerima harus menebak siapa pengirim surat itu.

Untuk orang-orang Yahudi yang tersebar di seluruh dunia, Paskah sendiri merupakan perayaan yang berbeda. Paskah merupakan perayaan untuk memperingati pembebasan umat Israel dari perbudakan Mesir. Mereka merayakan hal ini dengan makan roti tidak beragi, sayuran pahit dan meminum anggur. Perjamuan ini diadakan satu atau dua malam sebelum Paskah itu sendiri dan disebut seder.

Di kawasan Bermuda, para penduduk merayakan Paskah dengan menerbangkan layang-layang warna warni dengan bentuk heksagonal. Menurut penduduk setempat, perayaan ini dikatakan berasal dari seorang guru sekolah minggu, yang merupakan anggota militer Inggris. Dia menerbangkan layang-layang berbentuk salib untuk mengajarkan para siswanya tentang kebangkitan Yesus.

Sumber: Focusonthefamily.ca

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge