0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berjam-Jam, Puluhan Ribu Muslimat NU ini Tunggu Jokowi

dok.merdeka.com
Ribuan massa Muslimat NU tunggu Jokowi di Malang (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri puncak acara Hari Lahir Muslimat Nahdlatul Ulama ke-70 di Malang, Jawa Timur, Sabtu (26/3). Sesuai jadwal acara, Presiden akan hadir dan memberikan sambutan pukul 14.00 WIB.

Acara dipusatkan di Stadion Gajayana Kota Malang dengan dihadiri sedikitnya 70.000 orang. Tribun stadion yang hanya berkapasitas 30.000 itu dipastikan sesak oleh massa yang sudah berdatangan sejak pagi.

Pantauan merdeka.com, ribuan massa berdesakan memasuki pintu stadion. Sebagian besar sudah memenuhi sepanjang Jalan Semeru, Jalan Tangkuban Perahu dan Jalan Tenis. Massa yang terdiri para ibu-ibu itu memanfaatkan tikar di atas aspal.

Alhasil, kemacetan tak terhindarkan di sejumlah titik di Kota Malang. Jalan Ijen yang menjadi lokasi parkir sudah penuh dengan kendaraan. Kemacetan juga tampak di Jalan Veteran, Jalan Kawi dan Mayjen Panjaitan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Dishub Kota Malang, Gamaliel Raymond mengungkapkan, sosialisasi telah dilakukan sejak dua pekan lalu. Rekayasa lalu lintas juga sudah diterapkan.

“Masyarakat diminta menghindari jalur-jalur seperti Jalan Semeru, Jalan Kawi, Jalan Ijen,” katanya, Sabtu (26/3).

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Malang, sekitar 1.700 kendaraan roda empat milik peserta Harlah masuk Kota Malang. Terdiri dari 300 bus, 800 unit terdiri dari ELF dan angkot dan serta 500 unit mobil pribadi. Belum lagi kendaraan roda dua yang jumlahnya ribuan.

Selama acara juga akan ditampilkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) oleh Muslimat NU. Yaitu rekor bermain rebana oleh 50.000 orang serta rekor hijab putih 50.000 orang.

Sebelumnya, Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa meminta maaf kepada masyarakat Malang, karena ruas-ruas jalan akan ditutup dan menimbulkan kemacetan. Masyarakat yang masih bisa menunda urusannya diminta untuk menghindari ruas jalan sekitar lokasi.

“Bertepatan dengan long week end dari 25 Maret. Kami melakukan upaya, supaya tidak mengganggu wilayah Kota Malang. Mungkin yang masih bisa menunda urusannya, sementara bisa menghindari ruas jalan seperti Jalan Ijen, Semeru, lokasi tersebut akan ditutup,” kata Khofifah. [noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge